Karda vs Toto, ‘Buka-bukaan’ Perseteruan Politik Jelang Konfercab

Toto Suripto - Karda Wiranata.

BaskomNews.com – Jelang Konfercab PDIP Karawang pada 14 Juli 2019, Ketua dan Bendahara DPC PDIP Karawang, Yaitu Karda Wiranata ‘buka-bukaan’ terkait perseteruan politik mereka selama ini diinternal PDIP Karawang.

Menurut Karda Wiranata, selama ini Toto Suripto sangat gencar melakukan lobi-lobi politik menjelang Konfercab atau pemilihan ketua, sekretaris dan bendahara DPC PDIP Karawang. Bahkan Karda menyebut, jika Toto Suripto sangat ambisius untuk menjadi Ketua DPC PDIP Karawang.

“Yang paling mencuat itu saya katakan Toto-lah, karena dia itu sudah ambisi betul gitu kan, karena dia memang sudah jalan kemana-mana,” kata Karda Wiranata, kepada BaskomNews.com, di Kantor DPC PDIP Karawang, Jumat (12/7/2019).

Dari 30 nama yang diusung DPC PDIP Karawang ke DPP PDIP, menurut Karda, semuanya sangat memiliki kans menjadi ketua. Contohnya seperti politisi muda PDIP yakni Dede Anwar Hidayat, Margono dan Taupik Ismail alias Pipik.

“Ada kader muda seperti Dede Anwar, Margono, Pipik yang masuk dijaring mengisi jabatan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara). Tapi endingnya dia masuk atau tidak kan enggak tahu, mereka kan punya lobi dan akses masing-masing,” timpal Karda.

Di kesempatan berbeda, Toto Suripto mengoreksi kinerja Karda Wiranata sebagai Ketua DPC PDIP Karawang. Menurutnya, lima tahun PDIP Karawang dipimpin Karda, selama itu pula fraksi PDIP Karawang merasa terhakimi tanpa diadili.

“Fraksi selama 5 tahun selalu dihakimi, seharusnya Ketua DPC mendorong fraksi tentang capaian kinerja fraksi, agar rakyat tahu apa yang sudah dikerjakan oleh fraksi PDI Perjuangan, bukan dihakimi dan dibunuh dan dibunuh karakter fraksi. Seharusnya sebagai ketua cabang lebih banyak memberi motivasi, harusnya jangan menghakimi, dihakimi tanpa diadili,” kesal Toto. (zay)

BACA SEBELUMNYA : Jelang Konfercab, Ketua PDIP Karawang Ingin Ada Regenerasi

SHARE