Siswa yang Miliki Ijazah DTA Hanya 33%, Disdik Janji Lebih Komitmen Tegakan Perda DTA

Cecep Mulyawan.

BaskomNews.com – Dalam kesempatan rapat bersama Disdik, Kemenag dan perwakilan dari mahasiswa pada Senin kemarin (8/7/2019), Komisi IV DPRD Karawang sempat melontarkan, jika realisasi Perda Nomor 7 Tahun 2011 tentang Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) belum maksimal.

Kesimpulan ini merujuk kepada presentase hanya 33% jumlah peserta didik pertahunya yang memiliki ijazah DTA.

Menyikapi persoalan ini, Sekretaris Disdikpora Karawang, Cecep Mulyawan mengaku akan berkomitmen bersama Kemenag dan DPRD Karawang untuk menegakan Perda Nomor 7 tahun 2011 tentang DTA.

Menurutnya, rapat dengar pendapat bersama Komisi IV dan Kemenag senin kemarin merupakan salah satu langkah dalam rangka menyatukan pikiran dan komitmen bersama antar lembaga di Pemkab Karawang.

“Perda DTA dibuat merupakam upaya pemerintah agar para siswa sekolah dasar bisa baca tulis Al-qur’an. Namun sekarang Perda tersebut masih ada amanat dari Permendikbud Nomor 51 tahun 2018, maka ke depan Perda ini perlu disuaikan,” tutur Cecep Mulyawan, Selasa (9/7/2019).

Lebih lanjut, Sekdis yang baru dilakukan proses sertijab ini menyatakan kesiapan Disdik untuk mensuksekan amanat yang terdapat dalam Perda.

“Kita siap mengakomodir semua keperluan masyarakat dalam masuk pendidikan. Ada sistem zonasi dimana sekolah harus mengakomodir siswa yang dekat jarak rumahnya dengan sekolah, kemudian jalur pindahan dan jalur prestasi. Itu merupakan amanat dari Permendikbud yang kami harus lakukan. Adapun di Karawang ada Perda DTA, tinggal nanti kita siasati bersama bagaimana siswa mempunyai izajah DTA. Maka dengan itu amanat perda dapat direalisasikan,” katanya.

Terkait siswa yang belum mempunyai ijazah DTA, Cecep menambahkan, Disdik terus berusaha agar mereka memberikan ijazah DTA, siasatnya dipersyaratkan di belakang, agar mereka yang sudah masuk sekolah tapi belum menyerahkan ijazah DTA bisa mendapatkan ijazah di tempat tinggalnya untuk kemudian diberikan.

“Upaya Disdik untuk menegakak Perda DTA, bagi siswa yang belum mempunyai ijazah DTA bisa membuatnya di tempat tinggalnya. Maka dipersyaratkan ijazah DTA itu dibelakang, yang penting kami terus bersemangat untuk menegakan Perda DTA,” pungkasnya.(iql)

SHARE