Pengamat Minta Cellica-Jimmy Segera ‘Maaf-maafan’

oleh -262 views
Cellica-Jimmy

BaskomNews.com – Pertarungan Pileg dan Pilpres 2019 dianggap telah selesai. Kemudian disusul dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Menyikapi kondisi ini, pengamat meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Cellica-Jimmy segera bermaaf-maafan dan segera menghentikan disharmonisasi.

Direktur Social Policy and Political Studies (SOSPOLs), Muslim Hafidz M.Si mengatakan, saling bermaaf-maafan pasca perayaan lebaran sejatinya tidak hanya dilakukan masyarakat umum. Melainkan juga dilakukan oleh Cellica-Jimmy, guna menunjukan sikap kepada masyarakat bahwa keduanya masih dalam satu paket kepemimpinan sampai tahun 2020.

Menurut Muslim, isu disharmonisasi Cellica-Jimmy semakin meluas sampai masyarakat pelosok desa. Hal ini diduga kuat terjadi, karena keduanya sama-sama tidak mau menurunkan tensi egosentris masing-masing. Karena keduanya, sambung Muslim, sama-sama memiliki kepentingan politik di Pilkada Karawang 2020 mendatang.

“Saya berharap keduanya (Cellica-Jimmy) bisa menurunkan ego dan kepentingan pribadi. Karena saya pikir kontensasi Pilkada Karawang ke depan sejatinya hanya pertandingan gagasan mengenai bagaimana menyelesaikan beberapa persoalan Karawang, bukan membuat kerikil tambahan,” tutur Muslim Hafidz, Sabtu (8/6/2019).

Menurut Gus Ucim (sapaan akrab), implikasi disharmonisasi hanya mempertontonkan ‘pemerintahan yang kekanak-kanakan’. Seharusnya hal ini tidak terjadi, jika Cellica-Jimmy bisa bersikap lebih dewasa dan diantara keduanya bisa saling mengalah. “Baiknya momentum idul fitri adalah momentum keduanya untuk ketemu dan maaf-maafan. Jangan sampai harus diajarin sama anak TK,” sindir Gus UCim.

Diharapkan Gus Ucim, Cellica-Jimmy harus secepatnya duduk bersama dalam merumuskan kembali beberapa persoalan Karawang yang harus segera diselesaikan. Terlebih ditegaskannya, Cellica-Jimmy masih terikat ‘janji politik’ dengan masyarakat di sisa masa pemerintahannya.

“Sebaiknya bupati mengajak ngobrol wakil bupati untuk menyelesaikan urusan pemerintahan yang sebentar lagi selesai. Karena disharmonisasi itu yang selalu dirugikan pasti masyarakat. Padahal mereka (Cellica-Jimmy) digaji negara untuk mengurus dan mengelola anggaran untuk kepentingan masyarakat,” timpal Gus Ucim.

Kendati diantara Cellica dan Jimmy sudah menyatakan sikap akan ‘bercerai’ di Pilkada 2020 dan akan maju sebagai Calon Bupati Karawang, namun Gus UCim berharap agar kedewasaan politik diantara keduanya tidak terlalu menunjukan disharmonisasi yang terlalu menonjol.

Keduanya harus kembali membuka RPJMD, untuk segera menyelesaikan beberapa ‘PR’ yang menjadi persoalan Karawang saat ini. “Saya tegaskan, bahwa saya berharap keduanya untuk saling bertemu dan bermaaf-maafan. Tunjukan sikap kepada masyarakat di akhir-akhir masa kepemimpinannya. Jangan sampai disharmonisasi berekses negatif terhadap kinerja pemerintahan,” pungkas Gus Ucim.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *