NU-MUI Karawang Tolak Keras Gerakan ‘People Power’

Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi.

BaskomNews.com – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang menolak keras gerakan ‘People Power’ yang kabarnya akan terjadi pada 22 Mei 2019 mendatang, berbarengan dengan hasil pengumuman rekaptulasi suara Pilpres 2019.

Melalui video berdurasi 57 menit yang diunggah para pengurus PCNU Karawang di media sosial, Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi menyampaikan sebagai berikut ;

Kami segenap Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang mendukung sepenuhnya Komisi Pemiluhan Umum Republik Indonesia (KPU RI) pada tanggal 22 Mei akan datang. Kami menolak dengan keras gerakan People Power  yang diinginkan oleh sekelompok orang yang tidak ingin Indonesia ini damai, maju dan sejahtera.

Oleh karena itu sekali lagi NU di belakang KPU mendukung tegaknya demokrasi dari Kesatuan Republik Indonesia.

Siapa kita…. NU!

Pancasila… Jaya!

NKRI… Harga Mati!

Sebelumnya juga diberitakan, Ketua MUI Kabupaten Karawang, Tajudin Noer meminta kepada masyarakat Karawang supaya tidak terpancing isu people power, serta menghimbau masyarakat untuk tidak mengarahkan massa dalam terkait hasil pemilu 2019.

Hal itu tidaklah perlu dilakukan, karena lebih mengutamakan keutuhan bangsa dan negara. Misalkan terjadi kecurangan, maka haruslah diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami menolak dengan adanya pengerahan masa (people power), karena dapat mengganggu ketertiban umum dan keutuhan bangsa dan negara. Serta tidak terprovokasi dari pihak mana pun,” katanya, Selasa (14/5/2019).

Menurut Tajudin, ia berharap supaya masyarakat untuk menghindari hal tersebut, dan lebih baik melakukan kegiatan lain. Ia juga memberikan pesan-pesan kepada masyarakat untuk lebih erat persatuan dengan kesatuan. Karena di bulan Ramadhan akan diutamakan kebersamaan antar umat beragama.(red)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here