Seminggu Jelang Idul Fitri, Perusahaan di Karawang Wajib Berikan THR

Ilustrasi

BaskomNews.com – Ribuan perusahaan Karawang diimbau memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya satu minggu sebelum Idul Fitri. Jika tak membayar THR, perusahaan bakal disanksi sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto mengatakan, imbauan sudah disampaikannya melalui surat edaran kepada seluruh perusahaan, baik yang ada di kawasan maupun zona industri.

“Paling lambat satu minggu sebelum lebaran. THR juga harus diberikan penuh kepada karyawan yang sudah bekerja lebih dari satu bulan,” katanya, Selasa (14/5/2019).

Jika ada perusahaan yang terlambat atau tidak memberikan THR kepada karyawannya, Suroto menjelaskan, bakal diberi sanksi tegas. Salah satu sanksinya yakni berupa penundaan pelayanan kepada perusahaan tersebut.

“Tapi kami harapkan itu tidak terjadi karena THR itu merupakan hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan,” jelasnya.

Di Kabupaten Karawang, sekitar 1.750 perusahaan yang memiliki kewajiban untuk membayar gaji serta THR kepada karyawannya. Sejauh ini, lanjut Suroto, jarang terjadi permasalahan THR antara karyawan dengan perusahaan.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Disnakertrans Karawang, kesanggupan perusahaan untuk memberikan THR dinilai masih tinggi. Sehingga, dipaparkan Suroto, potensi konflik antara buruh dan perusahaan sangat kecil.

” Tahun lalu juga hanya satu perusahaan yang bermasalah, itu juga karena terlambat membayar THR. Perusahaan baru mampu membayar 50 persen saja dan sisanya dibayarkan habis lebaran. Tapi kami tetap jatuhkan sanksi,” paparnya. (red)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here