Pindodeli 3 Belum Miliki Izin Lingkungan, Eh,,, Malah Gelar Sidang Addendum Andal!

Sidang Addendum PT Pindodeli 3 di Aula Lantai 2 DLHK Karawang, Kamis (9/5/2019).

BaskomNews.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan menyebut jika PT Pindodeli 3 belum memiliki izin lingkungan. Hal tersebut diungkapkan Wawan melalui pesan Whatsapp (WA) saat dikonfirmasi BaskomNews.com beberapa hari lalu.

“Ybs (yang bersangkutan/PT Pindodelli 3, red) belum memiliki izin lingkungan,” tulis Wawan Setiawan, saat ditanya apa tindakan DLHK atas dugaan pencemaran DAS Cikereteg yang dilakukan PT Pindodeli 3.

Sementara itu, alih-alih diberhentikan operasionalnya, PT Pindodelli 3 malah menggelar sidang Addendum Analisis Dampak Lingkungan (Andal) di aula lantai 2 DLHK Karawang, Kamis (9/5/2019). Dimana dalam pembahasan perubahan tersebut dihujani banyak pertanyaan dan tuntutan dari masyarakat yang hadir dalam sidang.

Sementara diselang sidang Addendum, Sekretasis Masyarakat Karawang Bersatu (MKB) Beno mendesak pemerintah agar operasional dari PT Pindodeli 3 dibekukan, sampai teknis Andal yang diperbaiki segera dilaksanakan perusahaan.

“Tuntuan kami operasional kegiatan perusahaan diberhentikan dulu,” tegas Beno.

Lanjut Beno, dasar pihaknya mendesak kegiatan operasional perusahaan dihentikan, karena adanya pencemaran lingkungan dengan membuang limbah B3 ke aliran sungai Cikereteg. “Hal tersebut (pencemaran lingkungan) terjadi bukan hanya sekali ini saja. Kita semua ketahui hal tersebut terjadi beberap kali,” jelasnya.

Oleh karenanya, sambung Beno, pemerintah daerah harus tegas dalam menindak PT Pindodeli 3. Bukan saja perusahaan membuat konsepsi penanggulangan prncemaran lingkungan, tetapi komitmen perusahaan dalam mengaplikasikan Andal terutama terkait teknis penanggulangan limbah itu betul-betul harus dilakukan sesuai SOP yang dibuat.

“Dampak dari pencemaran lingkungan itu sangat berpengaruh terhadap ekosistem. Maka pemerintah harus tegas untuk mencabut izin operasionalnya, sampai perusahaan tersebut berkomitmen untuk menjalankan teknis mengelola limbahnua agar tidak lagi dibuang ke sungai yang menyebabkan tercemarnya lingkungan,” tegas Beno. (iq)

BACA SEBELUMNYA : Soal Pencemaran Cikereteg, DLHK Sudah Minta Satpol PP ‘Segel’ Pindodeli 3

SHARE