Gegara ‘Uang Serangan Fajar’ Tidak Dibagikan, Timses Caleg PKS Karawang Aniaya Warga

Ilustrasi.

BaskomNews.com – Gegara ‘uang serangan fajar’ yang tidak dibagikan, B salah seorang tim sukses Caleg DPRD Karawang dari PKS Dapil 4 Atta Subagja diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga bernama Wirjaya (51).

Kini, Polres Karawang tengah menyelidiki kasus penganiayaan tersebut. “Korban sudah melapor. Sudah ada LP-nya (laporan polisi),” tutur Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra, dilansir dari detikcom, Selasa (23/4/2019).

Dikabarkan, pelapor atau korban Wirjaya dianiaya B pada Kamis (18/4/2019). B dikenal sejumlah warga sebagai timses Caleg DPRD Karawang Dapil 4 dari PKS Atta Subagja Dinata.

Soal identitas terlapor sebagai timses caleg PKS ini, Kapolrestak membantah atau membenarkan. “Kami akan periksa lebih dalam. Kami hanya fokus tangani kasus penganiayaannya. Saat ini, kami tidak menyentuh soal profil pelaku apakah dia timses caleg atau bukan,” tutur kapolres.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa Wirjaya ditugasi membagikan uang ‘serangan fajar’ agar warga di tempat tinggalnya, Dusun Dayeuh Luhur, Kecamatan Tempuran, mencoblos Atta pada pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019, Rabu 17 April.

“Korban dipercaya oleh pelaku untuk membagikan duit ‘serangan fajar’. Namun caleg itu (Atta) tidak mendapat suara di TPS lingkungan korban. Pelaku menyangka duit ‘serangan fajar’ tidak dibagikan. Pelaku marah dan memukul Wirjaya,” kata warga itu.

Dia menuturkan peristiwa penganiayaan terjadi saat korban berada di sebuah klinik. B tiba-tiba memukul wajah dan menendang kaki Wirjaya. Menurut dia, korban luka lebam di wajah akibat insiden tersebut. “Saat itu korban sedang menjenguk keluarganya yang sakit,” ujar warga.

Satreskrim Polres Karawang sudah meminta keterangan korban pada Sabtu (20/4). Motif dan pemicu kasus tersebut masih diselidiki polisi. “Kami sudah memeriksa korban. Dalam waktu dekat, kami akan memeriksa saksi,” ucap Kasatreskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan.

Sementara itu, Atta Subagja membantah pernah menyuruh timses membagikan duit ‘serangan fajar’ di Dayeuh Luhur. Ia menegaskan tak kenal dengan B. “Saya enggak tahu soal pemukulan itu. Saya cari tahu dulu ya,” kata Atta.

Ketua DPD PKS Karawang Dedi Sudrajat mengaku tidak mengetahui kasus penganiayaan tersebut. Ia bakal mencari tahu informasi itu. “Saya tidak tahu tentang kejadian pemukulan itu. Saya cek dulu ke daerah,” kata Dedi.

Saat ditanya mengenai politik uang yang dilakukan caleg PKS Karawang, Dedi tak menjawab. “Maaf saya sedang rapat. Hari ini juga saya harus keliling memantau pleno PPK,” tutur Dedi.(red)

SHARE