Peternakan Ayam Tangkas “Joper” BSJ Farm Pati

Pemilik Budi Setya Jaya (BSJ) Farm, Budi Sujarwo (Tengah), saat foto bersama Ketua DPC PPAKN Karawang, Adi Santoso (Sebelah kiri pertama).

“Yang kita tawarkan itu kwalitas, tapi kita tidak mengeksplore dari trah. Trah itu hanya sebagai pendamping saja. Istilahnya mendampingi kita untuk memberikan kwalitas yang terbaik,”

BaskomNews.com – “Budi Setya Jaya (BSJ) Farm” terletak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berdiri sudah 10 tahun silam. Peternakan tersebut fokus membudidayakan ayam jeni Mangon dan Khoyngon.

“Dari beberapa pengalaman yang berlalu itu mengerucut kepada dua jenis Mangon sama Khoyngon,” kata pemilik BSJ Farm, Budi Sujarwo, kepada BaskomNews.com beberapa waktu lalu.

Sampai dengan saat ini, lanjut Bos Bee sapaan akrabnya, peternakan ayam tangkasnya tersebut memiliki polulasi lebih dari 1.300 ekor jenis Mangon dan Khoyngon diatas umur 3 bulan.

(Pemilik BSJ Farm Pati, Budi Sujarwo)

Untuk menjaga nama baik peternakan ayam tangkasnya. Bos Bee pun selalu mengutamakan kwalitas ayam yang dimiliki peternakan BSJ Farm, namun tidak mengesampingkan trah ayam ternaknya.

“Yang kita tawarkan itu kwalitas, tapi kita tidak mengeksplore dari trah. Trah itu hanya sebagai pendamping saja. Istilahnya mendampingi kita untuk memberikan kwalitas yang terbaik,” jelasnya.

Branding yang dimiliki BSJ Farm pun diberi dengan nama yakni ‘Joper’ alias Jowo Super. Inisiatif pemberian branding itu mengacu kepada kecintaannya kepada tanah air Indonesia.

“Joper itu istilahnya kan Jowo Super, kebetulan BSJ ini kan letak geografisnya di Jawa. Orangnya yang punya kan Jawa, kita bikin Jowo Super saja. Karena Joper ini asli dari indonesia,” ujarnya.

(Ayam ternak Mangon dan Khoyngon milik BSJ Farm Pati)

Selama ini, masih dikatakan Boss Bee, hasil ternak BSJ Farm yaitu ‘Joper’ pun mampu bersaing dengan kwalitas ayam impor dari Thailand. Lantaran, ia memiliki 3 ekor ayam yang didatangkan dari Thailand, namun secara kwalitas ‘Joper’ lebih unggul.

Dengan berdirinya organisasi Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN), Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (PAPAJI), dan Paguyuban Penggemar Ayam Indonesia (PPAI), Bos Bee berharap, agar generasi millenial mampu memberikan sumbangsi support untuk mencintai budaya luhur ayam tangkas. (zay)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here