Cellica Persilahkan Penegak Hukum Periksa Soal Duit PDAM 3,9 Miliar yang Hilang ‘Dimakan Tuyul’

Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Kajari Karawang Rohayatie, Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya (dari kiri ke kanan/ foto edit BaskomNews.com).

“Aku mah sesuai aturan pengelolaan keuangan yang berlaku aja yah, sesuai aturan. Prinsipnya nggak ada unsur politik, nggak ada unsur mendzalimi, nggak ada unsur yang lain-lain,”

BaskomNews.com – Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mempersilahkan penegak hukum untuk memeriksa terkait persoalan dugaan hilangnya duit PDAM Tirta Tarum Karawang yang menurut sindiran Pengamat Pemerintahan dan Praktisi Hukum Karawang, Asep Agustian SH, MH ‘dimakan tuyul’.

Meskipun Cellica sempat enggan untuk dimintai keterangan terkait surat Dirut PDAM Tirta Tarum, M. Soleh kepadanya pada 24 Oktober 2018 lalu, namun akhirnya Cellica mau sedikit angkat bicara kepada awak media.

Dikatakan Cellica, dirinya meminta kepada direksi PDAM agar bisa mematuhi aturan pengelolaan keuangan yang berlaku.

“Aku mah sesuai aturan pengelolaan keuangan yang berlaku aja yah, sesuai aturan. Prinsipnya nggak ada unsur politik, nggak ada unsur mendzalimi, nggak ada unsur yang lain-lain,” kata Cellica, kepada awak media, seusai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna DPRD Karawang, Rabu (30/1/2019).

Terkait Surat Dirut PDAM Tirta Tarum kepadanya soal hilangnya Rp 3,9 miliar duit PDAM yang berdasarkan pada Kajian Akuntan Publik (KAP) ini, Cellica sendiri mempersilahkan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya. “Silahkan saja, betul nggak?. Kan kalau urusan hukum hak penegak hukum,” timpal Cellica.

Atas persoalan ini, Cellica juga meminta agar ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. “Aku perintahnya UDL sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegas Cellica.

Sebelunmnya diberitakan, Ketua Umum BARAK Indonesia, D. Sutedjo M.S mengancam akan melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bupati Karawang ataupun kantor PDAM Tirta Tarum Karawang, jika persoalan hilangnya duit PDAM 3,9 miliar ini tidak segera disikapi oleh Bupati Cellica, Dirut PDAM ataupun Penegak Hukum di Karawang.

Pihaknya mengancam akan segera mengambil tindakan untuk mengepung kantor Bupati Karawang atau melakukan aksi demonstrasi. “Lihat saja nanti, kalau memang tidak segera menjelaskan terkait surat itu, BARAK Indonesia siap turun ke jalan. Ya kita bisa kepung kantor Pemda dan kantor PDAM,” pungkasnya. (red)

BACA SEBELUMNYA : Duit PDAM yang ‘Dimakan Tuyul’ Bukan 2,9 Miliar, Tapi 3,9 Miliar, BARAK Indonesia Mau Kepung Kantor Bupati

SHARE