Target 15 Kursi di Jawa Barat, PKB Rangkul “Pemilih Milenial”

Kang Jimmy, Kang Huda, Yana Umar (dari kiri ke kanan) saat kegiatan Silaturahmi Akbar Relawan Jajap Solusi Bersama Kang Jimmy di RM Indo Alam Sari Karawang, Minggu (23/12/2018).

“Saya ingin mengatakan kalau ada partai yang tidak menyapa anak muda, maka dia akan gulung tikar di 2019, karena prosesntasenya membludak,”

BaskomNews.com – Mengaku memiliki target 15 kursi di DRD Provinsi Jawa Barat pada Pileg 2019, PKB akhirnya melebarkan jejaring pemilihnya dengan merangkul para pemilih milenial. Konsekuensi dari target politiknya tersebut, tentu saja PKB akan semakin lebih intens dalam menerima aspirasi para kaum muda.

Ketua DPW PKB Karawang, Syaiful Huda menuturkan, untuk Jawa Barat PKB memiliki target 15 kursi dari jumlah 7 kursi saat ini. Dan berdasarkan hasil survey terakhir, secara nasional PKB masuk dalam 3 besar, menggeser posisi Demokrat dengan PAN dengan prosentase 10,3 %.

“Rangking kedua oleh Gerindra 11,2%, rangking satu PDIP dengan prosentase 27%. Ini hasil semua lembaga survey, dari mulai LSI, Kompas Litbang, Indobarometer dan Esemercy,” tutur Syaiful Huda, dalam kegiatan Silaturahmi Akbar Relawan Jajap Solusi Bersama Kang Jimmy, di RM Indo Alam Sari Karawang, Minggu (23/12/2018).

BACA SEBELUMNYA : Jelang Pemilu 2019, PKB-Viking “Makin Lengket”, Ternyata Ini Alasannya?

Untuk di Jawa Barat, sambung Kang Huda, PKB ada empat Dapil kosong. Diantaranya Kota Bandung-Cimahi, Sukabumi-Sukabumi, Bogor, serta Depok-Bekasi. “Untuk Depok-Bekasi calon DPR RI-nya Mas Hanif Menakertrans. Kita sambut ini, kita genjot betul-betul khususnya di Bogor, Sukabumi-Sukabumi sama Kota Bandung-Cimahi. Yang terbagus masih Pantura, Cirebon Indramayu, Tasikmalaya, Garut, dan terakhir Karawang,” papar Kang Huda.

Kang Huda saat berada di tengah-tengah Relawan Jajap Solusi, di RM Indo Alam Sari Karawang.

Dengan target 15 kursi di Jawa Barat, Kang Huda berharap agar PKB sudah merambah kepada pemilih muda. “Dan syukur Alhamdulillah, kedatangan kita ke temen-temen Viking melalui Kang Jimmy di sini disambut. Hari ini menjadi pertanda bahwa PKB dapat mencapai target 2019. Ini bukan hal yang mendadak, karena ikhtiar dari bertahun-tahun sebelumnya,” timpal Kang Huda.

Ditambahkannya, pemilih pemula secara nasional prosentase tembus 43 persen. Menurutnya, ini merupakan prosentase angka luar biasa yang diluar dugaan semua partai politik. “Saya ingin mengatakan kalau ada partai yang tidak menyapa anak muda, maka dia akan gulung tikar di 2019, karena prosesntasenya membludak,” katanya.

“Kalau mau diturunkan sampai level provinsi bahkan desa, prosentasenya masih sama. Karena ini kita memang sedang mengalami demografi sebuah musim, dimana anak-anak muda sekarang luar biasa. Saya ngajak ke mereka, kalau mereka ke depan tidak menggunakan hak pilihnya bahkan cuek terhadap proses politik, mereka akan lewat. Masa depan mereka dipertaruhkan dengan begitu saja,” timpal Kang Huda lagi.

Oleh karenanya, Kang Huda bergarap agar semua elemen anak muda terlibat dalam proses politik 2019. Karena ditegaskannya, segala bentuk kebijakan di negeri ini memang melalui proses politik. “Sekarang kita keluar rumah satu langkah saja kita sudah berpolitik. Dari semua pekerjaan, pengangguran sampai harga sembako, itu semua ditentukan melalui proses politik,” terangnya.

Menurut Kang Huda, selama pemilu 2014 ke belakang keterlibatan anak-anak muda dalam politik agak cuek. Faktornya karena partai politik itu sendiri yang tidak pernah menyapa anak muda, atau mereka (anak muda) sudah muak dengan politik, terlebih kepada partai.

“Termasuk saya kira minimnya trush itu masih kerasa sampai sekarang. Dan sekarang PKB konsen di situ, PKB ingin menjadi Partai Kumpulan Barudak. Saya setuju langkahnya Kang Jimmy,” pungkas Kang Huda. (red)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here