Masa Tenang Pilkades, Bupati Karawang: Calon Kades Tinggal Pasrah

Acara Orientasi Pilkades 2019 di Hotel Swis Bell Inn Karawang. Sumber foto Diskominfo Karawang.

“Di masa tenang ini, tinggal berdoa. Pasrahkan hasilnya kepada Tuhan. Banyak – banyak minta didoakan pada orang tua, ziarah, dan minta restu keluarga,”

BaskomNews.com – Mulai hari Kamis (8/11/2018), Pilkades Karawang memasuki masa tenang. Setiap calon Kades dilarang melakukan kampanye maupun kegiatan yang mengarah kampanye.

Berikut imbauan Bupati Karawang dr. Hj Cellica Nurrachadiana kepada 204 calon kades, tim sukses dan masyarakat, saat acara Orientasi Pilkades 2019 di Hotel Swis Bell Inn.

  1. Bupati mengimbau calon kades untuk banyak – banyak berdoa. Setelah berbagai upaya dilakukan sejak tahap pendaftaran, seleksi hingga kampanye, di masa tenang ini, calon kades tinggal pasrah.

“Di masa tenang ini, tinggal berdoa. Pasrahkan hasilnya kepada Tuhan. Banyak – banyak minta didoakan pada orang tua, ziarah, dan minta restu keluarga,” kata Bupati.

  1. Hindari segala bentuk kampanye terselubung. Bupati berharap, momentum pilkades 2018 menjadi momentum masyarakat untuk belajar berdemokrasi. Di Karawang, kata Bupati tingkat partisipasi amat tinggi, bahkan mencapai 90 persen. Hal itu menjadi indikasi jika animo masyarakat sangat tinggi. Sayang jika masyarakat yang antusias disodori berbagai kampanye hitam, hoax dan fitnah.

“Berbagai cara kotor, menjatuhkan lawan dengan hoax dan fitnah tidak akan langgeng. Masyarakat tidak akan percaya lagi karena masyarakat sudah cerdas dan ikut membenci kampanye hitam,” ungkap Bupati.

  1. Menahan diri untuk tidak Sok Jagoan. Bupati mengimbau calon kades untuk tidak berbuat ulah jika kalah. Sejumlah aturan dan instrumen hukum telah dirancang. Jika berselisih atau protes, pemerintah telah menyediakan prosedur yang tepat. Calon kades hendaknya tidak membuat gaduh apalagi dengan cara – cara preman.

“Yang bikin ribut, berarti tidak cinta Karawang. Jika ada ketidakpuasan, tempuh jalur hukum bukan cara – cara preman,” tandas Bupati. (red/diskominfo)

SHARE