Anak Sopir Angkot Menuju Legislatif

Rifki Habibi, Edit BaskomNews

“Orang tua yang jelas sudah sangat mendukung. Sekarang, saya berharap masyarakat Karawang juga mendukung, langkah, niat dan tujuan untuk memajukan Karawang. Mari sama-sama membangun Karawang menjadi destinasi wisata dunia,”

Penulis : Revo Ferdiansyah

TIDAK ada yang tidak mungkin dalam hidup. Rifki Habibi BA, putra kedua dari pasangan Ujang Saepulloh dan Imah Salimah. Habibi dibesarkan dari keringat kerja keras kedua orang tuanya tersebut. Ayahnya, sudah 25 tahun bekerja sebagai supir angkot jurusan Batujaya – Rengasdengklok. Sementara, ibunya mengabdi menjadi guru ngaji dan pendiri Saung Cerdas sejak 2013 lalu.

Meski demikian, kedua orangtuanya itu berhasil mendidik Habibi dengan baik. Kini, Habibi lulusan Universitas Presiden, jurusan Hubungan Internasional (Fisipol/Ilmu Pemerintahan).

Meski kehidupan masa kecilnya penuh keterbatasan, namun semangat Habibi tak kendur. Dia justru menjadikan kehidupan orangtuanya menjadi pelecut semangatnya untuk membawa kehidupan keluarganya jauh lebih baik. Dia bahkan memiliki tekad yang cukup mulia, memajukan kota kelahirannya, Karawang.

Darah yang mengalir di dalam tubuh Habibi berasal dari kerja keras ayahnya sebagai supir angkutan umum. Habibi lahir 4 Oktober 1996 di sebuah desa pesisir yang jauh dari hiruk pikuk kota. Dia lahir di Dusun Binajaya, Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya. “Saya ingin menjadi pionir pemuda Karawang untuk membuat perubahan besar,” katanya.

Kondisi desanya yang jauh dari kemajuan menjadikan vitamin bagi dia untuk mewujudkan mimpi membawa kebangkitan bagi pemuda di desanya. Baginya pemuda harus menjadi motorik kemajuan daerahnya.

Sejak pendidikan tingkat dasar hingga di perguruan tinggi, sosok Habibi sudah menunjukan pembeda dari yang lain, prestasi terus diraihnya. Salah satunya saat duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia menjadi perwakilan Kabupaten Karawang dalam olimpiade sains nasional. Tak hanya bidang itu, dia juga mengikuti event nasional dalam bidang Bahasa Inggris.

Puncaknya, pada 2016-2017, ia terpilih menjadi perwakilan pemuda terbaik Karawang di Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Ia tak puas sampai disitu. Ia ingin mewujudkan cita-cita kecilnya dan membayar keringat orang tuanya yang telah memberikan pendidikan yang tinggi. “Saya juga ingin memajukan daerah sendiri, untuk itu saya mencalonkan diri menjadi caleg DPRD Karawang,” katanya.

Habibi bertarung di Dapil 3 bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tujuannya sederhana, menjadikan Karawang menjadi destinasi wisata dunia. Berkat latar pendidikannya itu, Habibi bertekad memperkenalkan potensi alam dan budaya Karawang ke tingkat internasional. Relasi Habibi cukup luas. Tak hanya relasi di nasional, ia mempunyai jaringan dengan luar negeri. Diantaranya Prancis, Tiongkok, Inggris dan negara maju lainnya.

Bagi dia, pencalonan dia di legislatif adalah salah satu ikhtiar atau perjuangannya untuk memajukan Karawang. “Orang tua yang jelas sudah sangat mendukung. Sekarang, saya berharap masyarakat Karawang juga mendukung, langkah, niat dan tujuan untuk memajukan Karawang. Mari sama-sama membangun Karawang menjadi destinasi wisata dunia,” katanya. (red/ynz)

 

 

 

 

 

SHARE