Persib Disanksi, Jimmy Makin Rajin Keliling Berikan Pembinaan kepada Viking

Dialektika Bobotoh di Aula Kantor Kecamatan Batujaya-Karawang, Minggu (21/10/2018).

“Waktu masih zaman sekolah dulu saya juga bandel. Saya juga tukang tawuran, tukang berantem, ngompas (malak, red) dan lain-lain. Tapi saya selalu membiasakan diri meminta maaf sebulan sekali kepada orang tua”

BaskomNews.com – Pasca Persib Bandung mendapatkan sanksi dari PSSI akibat buntut dari tragedi tewasnya supporter Persija Jakarta beberapa waktu lalu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Pembina Persib Club Jawa Barat, Kang Jimmy kedapatan makin rajin keliling melakukan pembinaan kepada anak-anak Viking.

Baik itu Viking di Karawang maupun Viking di luar Karawang, pria yang memiliki nama lengkap H. Ahmad Zamakhsyari ini terus mendatangi para pengurus Viking di setiap distrik, untuk melakukan pembinaan dalam rangka menciptakan supporter Persib Bandung yang elegan dan paham aturan hukum.

Seperti yang terlihat di Aula Kantor Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, pada Minggu (21/10/2018), Kang Jimmy terlihat melakukan pembinaan terhadap Viking Batujaya. Baik materi sejarah Viking ataupun materi hukum disampaikan kepada anak-anak Viking Batujaya.

Mengambil tema kegiatan “Dialektika Bobotoh : Antara Fanatisme, Rivalitas dan Kekerasan Supporter di Mata Hukum” tersebut, bukan hanya Kang Jimmy saja yang menyampaikan materi. Melainkan beberapa pemateri lain seperti Footbal Writer Lord Rijal, Peneliti Hukum Kemenkum HAM Eko Maung, Pendiri Viking Bekasi Andre Zati Pratama maupun Pembina dan Ketua Viking Karawang Ronie Bocunk dan Rai Kandika Abadi juga ikut menyampaikan materi.

Santunan anak yatim piatu juga dilakukan Pengurus Viking Batujaya bersama Kang Jimmy.

Melalui kesempatan ini, Kang Jimmy berpesan kepada pengurus dan anggota Viking Batujaya tentang fanatisme supporter sepak bola yang harus dibarengi dengan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Waktu masih zaman sekolah dulu saya juga bandel. Saya juga tukang tawuran, tukang berantem, ngompas (malak, red) dan lain-lain. Tapi saya selalu membiasakan diri meminta maaf sebulan sekali kepada orang tua. Itulah salah satu kiat hidup sekses kenapa saat ini saya bisa menjadi wakil bupati,” tutur Kang Jimmy, di hadapan pengurus dan anggota Viking Batujaya.

Kemudian, Kang Jimmy juga meminta kepada pengurus dan anggota Viking Batujaya untuk memaknai rivalitas supporter sepak bola yang, dimulai dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat.

“Sekarang begini saja, besok lusa kalau ada masyarakat miskin di sini ada yang kekusahan dan meminta bantuan, tolong sama kalian bawa ke rumah dinas saya untuk kita bantu. Karena mulai dari sekarang Viking harus bisa menunjukan ke masyarakat, bahwa Viking bukan hanya sekedar supporter sepak bola, melainkan komunitas yang hadir untuk membantu masyarakat,” pinta Kang Jimmy.

Selain itu, melalui kegiatan Dialektika Bobotoh ini juga dilakukan kegiatan santunan anak yatim piatu yang diambil dari warga sekitar. Pasca selesai melakukan pembinaan, Kang Jimmy terlihat langsung melakukan pertandingan persahabatan sepak bola dengan pengurus dan anggota Viking Batujaya di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Batujaya.(red)

SHARE