Cellica Syantik : “Oh Tuhan Ku Cinta Dia”, Jimmy : “Engkaulah Bidadari Syurgaku!”

Cellica-Jimmy

KHUSUSNYA di Karawang, hiruk pikuk perjalanan karir politik Cellica-Jimmy sepertinya masih menjadi topik utama sorotan publik Karawang saat ini. Meskipun keduanya disebut-sebut sebagai pasangan serasi dalam Pilkada Karawang 2014 lalu, namun Cellica-Jimmy juga sering digadang-gadang publik akan menjadi “rival politik” di Pilkada Karawang tahun 2020 mendatang.

Banyak cerita dalam perjalanan wacana politik dan pembangunan ternyar ketika Kota Pangkal Perjuangan dipimpin Cellica-Jimmy. Terlebih, ketika keduanya mengaku akan “bercerai” di Pilkada Karawang tahun 2020. Yaitu dimana keduanya diprediksi akan mencalonkan sebagai Calon Bupati secara masing-masing.

Berdasarkan hasil diskusi BaskomNews.com dengan narasumber seperti pengamat, pemerhati, aktivis, LSM maupun Ormas di Karawang, realitas politik kepemimpinan Cellica-Jimmy terbilang dinamis. Pasalnya, dulu pasangan Cellica-Jimmy sempat mengusung jargon “Harta Kita Adalah Kesetiaan”. Namun kesetiaan dalam politik antara Cellica-Jimmy sendiri diprediski hanya akan berakhir sampai tahun 2020.

Begitupun dalam kondisi perjalanan mengisi pembangunan program Cellica-Jimmy, diantara keduanya memiliki cara-cara yang menarik untuk dibahas, ketika diantara Cellica dan Jimmy mencoba meraih simpati masyarakat, dalam memuluskan misi politik diantara keduanya di Pilkada tahun 2020 mendatang.

Terlebih keduanya merupakan ketua partai politik yang bertanggungjawab untuk menaikan elektabilitas partai menjelang momentum Pileg 2019 maupun Pilkada Karawang tahun 2020. Yaitu dimana Cellica diketahui merupakan Ketua DPC Demokrat Karawang. Sementara Jimmy merupakan Ketua DPC PKB Karawang.

Tanpa mengesampingkan misi politik Cellica dan Jimmy maupun program-progam pembangunan Cellica-Jimmy yang masih berjalan, di sisi lain ada hal yang menarik dimana saat Cellica maupun Jimmy mencoba meraih simpati masyarakat.

Terpantau, dalam setiap kegiatan ataupun program pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, keduanya memiliki ciri khas masing-masing di dalam meraih simpati ataupun menghibur masyarakat.

Seperti Cellica, dalam setiap kegiatan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, orang nomor satu di Karawang ini seringkali menghibur masyarakat yang hadir dengan cara membawakan lagu dangdut Siti Badriah “Lagi Syantik”. Yaitu dimana Cellica terlihat sering berjoged bareng dengan masyarakat dengan lagu tersebut.

Sampai-sampai sebutan “Cellica Bupati Syantik” sering menjadi “bahan politik redaksi” yang menghiasi keredaksian beberapa media masa, baik media lokal maupun nasional. Termasuk tak ketinggalan lirik lagu “Oh Tuhan Ku Cinta Dia”, sebuah lagi berjudul “Dia” dari Anji juga menjadi salah satu lagu favorite Cellica lainnya, saat mencoba menghibur masyarakat dengan cara bernyanyi.

Begitupun yang dilakukan Jimmy, dalam beberapa kesempatan kegiatan pemerintahan, orang nomor dua di Karawang ini juga sering menghibur masyarakat dengan cara bernyanyi lagunya Almarhum Ustadz Jefri Al-Bukhori “Bidadari Syurgaku. Beberpa lagu lain milik Virgoun seperti “Bukti” dan “Surat Cinta untuk Starla” juga sering dijadikan bahan nyanyian Jimmy untuk menghibur masyarakat.

Namun pertanyaan besarnya, apakah kebiasaan bernyanyi dan berjoget Cellica-Jimmy bersama masyarakat tersebut dapat mempengaruhi elektabilitas kepemimpinan ataupun partai politiknya masing-masing (Demokrat dan PKB)?. Jawabannya sendiri tentu akan dikembalikan kepada individu atau kelompok masyarakat itu sendiri.

Dan yang pasti, terpilih atau tidaknya Cellica dengan Jimmy untuk menjadi pemimpin di Karawang pada tahun 2020 yang akan datang, semuanya akan dipengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap hasil pembangunan Cellica-Jimmy itu sendiri.

Karena kepemimpinan adalah proses dimana seorang individu mempunyai pengaruh terhadap orang lain dan mengilhami, memberi semangat, memotivasi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan mereka guna membantu tercapai tujuan kelompok atau organisasi. (Gareth Jones and Jennifer George (2003 : 440).

Dan apapun kebiasaan Cellica dan Jimmy untuk menghibur masyarakat ditengah program pembangunan yang sedang dijalankan, maka Cellica-Jimmy sendiri tidak boleh melupakan “sumpah politik” kepemimpinannya yang sudah tertuang dalam visi misi pembangunan Pemerintahan Karawang tahun 2016-2021 : “Karawang yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur”.

 

Ditulis :

Ade Kosasih, SE (Mang Adk)

Pimred BaskomNews.com

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here