DLHK Karawang Sesalkan APK Toto Rusak Pohon

edit baskomnews

Wawan juga menyesalkan adanya APK milik Ketua DPRD Karawang, Toto Suripto yang terpasang di pohon. “Kami akan diskusikan dulu dengan bawaslu untuk action di lapangan,” ujar Wawan.

BaskomNews.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan kecewa dengan masih adanya caleg yang memanfaatkan pohon sebagai media kampanye. Menurut Wawan, tindakan caleg yang memanfaatkan pohon untuk kampanye telah merusak fungsi pohon tersebut.

Dikatakan Wawan, pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang jalan berfungsi sebagai paru-paru kota dan penyerap debu. “Kami sangat sayangkan dan tentunya keberatan kalau pohon dipakai untuk kampanye,” kata Wawan kepada BaskomNews, Kamis (11/10/2018).

Wawan juga menyesalkan adanya APK milik Ketua DPRD Karawang, Toto Suripto yang terpasang di pohon. “Kami akan diskusikan dulu dengan bawaslu untuk action di lapangan,” ujar Wawan.

Sementara, calon legislatif (Caleg) DPR-RI asal Karawang, Nace Permana mengajak para caleg lainnya untuk tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di pohon. Hal itu, dikatakan Nace, sangat merusak estetika dan tidak menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat.

BACA JUGA: APK Caleg Rusak Pohon, Contoh Etika Pemimpin yang Tak Baik

Nace menjelaskan, tidak ada aturan yang melarang peserta pileg atau pilkada memasang APK di pohon. Namun, kata dia, pemasangan APK di pohon menunjukkan etika yang tidak baik.

Caleg dari partai Gerindra ini memberikan gambaran, di Karawang ada 50 caleg DPRD Kabupaten, jika satu calon merusak 20 pohon karena memasang APK, maka ada berapa ribu pohon yang terancam dirusak caleg.

“Tolonglah secara estetika dipakai. Itu kan cerminan calon pemimpin. Secara undang-undang memang tidak ada larangan. Tapi kan pohon makhluk hidup juga. Masa tega menyiksa makhluk hidup?” ungkap Nace yang juga Ketua LSM Lodaya ini kepada BaskomNews.com, Kamis (11/10/2018). (zay)

SHARE