Jelang Pertandingan Liga 1, Lima Orang Supporter Diamankan Polres Metro Bekasi

oleh -252 views
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijanarko saat pres rilis.

“Dari tersangka di temukan barang bukti yg disimpan di dalam kantong jaket dan diakui SAT barang tsb di dpt dgn cara membeli dr DL (DPO) seharga lima puluh ribu rupiah. Sementara TH mendapatkan ganja dr KS sedangkan KS mendapatkan ganja tersebut dr FR saat setelah selesai di gunakan bersama-sama di pasar minggu,

BaskomNews.com – Lima orang supporter sepak bola asal Kuningan berinisial SAT (21), TH (26), KS (43), FR (32) dan IF (22) ditahan Polres Metro Bekasi Kota lantaran kepergok warga sedang mengkonsumsi narkoba jenis ganja jelang pertandingan Liga 1 yang mempertemukan Persija melawan Perseru pada (8/10/18) lalu.

“Berdasarkan informasi warga di Lt 2 gedung parkir Stadion Chandrabaga kota bekasi ada beberapa oknum suporter sedang  mengkonsumsi  narkotika  jenis ganja,” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijanarko kepada awak media saat pres rilis, Rabu (10/10/18).

Dari laporan tersebut, lanjut Wakapolres, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota yang saat itu berada dekat dengan lokasi kejadian langsung mengamankan kelima orang oknum suporter itu.

“Anggota Sat Reserse Narkoba Polrestro Bekasi Kota langsung mengamankan lima orang tersangka supporter,” ujarnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 0,72 gram ganja berbentuk bulat di dalam sebuah kaleng yang disimpan di kantong jaket SAT (21), 1 linting kertas rokok sampoerna berisi ganja 0,41 gram serta 2 linting ganja dengan berat 1,11 gram dari IF (22).

Menurut pengakuan SAT, masih dikatakan Wakapolres, dirinya mendapatkan barang haram tersebut dengan cara membeli dari DL yang kini masih dalam daftar pencarian orang seharga Rp. 50.000,-. Sementara itu, TH (26) mengaku mendapatkan ganja dari KS (43) yang diperolehnya dari FR (32).

“Dari tersangka di temukan barang bukti yg disimpan di dalam kantong jaket dan diakui SAT barang tsb di dpt dgn cara membeli dr DL (DPO) seharga lima puluh ribu rupiah. Sementara TH mendapatkan ganja dr KS sedangkan KS mendapatkan ganja tersebut dr FR saat setelah selesai di gunakan bersama-sama di pasar minggu,” tandasnya.

Para tersangka diduga melakukan tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis ganja sebagai dimaksud dalam pasal 114 ayat 2 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat enam tahun paling lama 20 tahun penjara dan sebagaimana dimaksud ayat 1 ditambah 1 per 3 dan pasal 111 ayat 2 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (cid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *