Si Pelukis Dinding Sekolah : Dari Hobi sampai Profesi

Wahab Sukarno , Si Pelukis Dinding Sekolah.

“Awalnya hanya iseng, tapi sekarang banyak sekolah SD Negeri dan swasta di Kota Bekasi yang meminta untuk di lukis dinding sekolahnya,”

BaskomNews.com – Memiliki hobi unik, menjadi salah satu kegemaran Wahab Sukarno di dalam mengekspresikan hobinya di dalam bidang seni lukis.

Karena hobinya tersebut, tidak sedikit sekolah yang memintanya untuk menghiasi dinding sekolahnya dengan beragam lukisan unik dan menarik.

Saat ditemui usai mengajar, Wahab yang tercatat sebagai tenaga pendidik seni rupa di SD Negeri Durenjaya 14 Bekasi, mengaku sudah memiliki hobi melukis dindinh sekolah sejak tahun 1990 silam.

“Awalnya hanya iseng, tapi sekarang banyak sekolah SD Negeri dan swasta di Kota Bekasi yang meminta untuk di lukis dinding sekolahnya,” tutur Wahab, Kamis (16/8/2018).

Diakuinya, lukisan yang dihasilkannya di dinding sekolah SD mampu dikerjakannya dalam waktu 3 hari. Sedangkan untuk tema lukisan biasanya ia menyesuaikan dengan lingkungan sekolah. “Untuk 5 sampai 10 lukisan dinding bisa saya selesaikan sendiri selama 3 hari,” katanya.

Selain lukisan yang bertemakan kebersihan lingkungan sekolah, sejarah dan beberapa lukisan lainnya, ia juga sering diminta menghiasi dinding sekolah dengan tulisan dan kata-kata bijak.

“Biasanya lukisan dinding dan kata-kata bijak yang saya hasilkan temanya disesuaikan dengan kondisi lingkungan di sekolah,” jelasnya.

Untuk keterampilan melukisnya sendiri, diakui Wahab, dirinya belajar secara otodidak dan diperdalam dengan diskusi antar sesama penghobi yang sama.

“Belajarnya secara otodidak sekitar 60 persen dan ditambah lagi sering bertukar informasi antar sesama penghobi serupa,” tambahnya.

Untuk setiap lukisan yang dihasilkannya, ia mematok harga tersendiri sesuai dengan tingkat kesulitan yang dikerjakannya. “Harganya bervariasi sesuai dengan tingkat kesulitan yang ada,” beber Wahab.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Durenjaya 14 Bekasi, Madropi, mengaku bangga dan terbantu dengan keahlian yang dimiliki oleh salah satu tenaga pendidiknya tersebut.

“Alhamdulillah berkat keahlian dan hobi yang dimiliki salah seorang tenaga pendidik kami di sekolah, lingkungan sekolah menjadi terlihat lebih asri dan berwarna,” pungkasnya. (cid)

SHARE