Pelaku Penggorokan di GOR Panatayudha Terus Diburu! “12 Orang sudah Diperiksa”

“Kita sudah periksa 12 saksi. Tapi masih belum ada yang mengarah pada ciri dan identitas pelaku”

BaskomNews.com – Polisi terus memburu pelaku kekerasan di GOR Panatayudha, Karawang, yang menewaskan seorang pemuda asal Rawamerta dengan luka sabetan senjata tajam di leher. Diduga, aksi brutal yang terjadi jelang Shalat Idul Fitri itu dilakukan oleh tiga orang.

“Kita sudah periksa 12 saksi. Tapi masih belum ada yang mengarah pada ciri dan identitas pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona, saat dikonfirmasi BaskomNews.com, Senin (18/6/2018), melalui pesan singkat WhatsApp.

Dikatakan Maradona, meski dalam kasus ini banyak saksi di lokasi, namun untuk mendapatkan titik terang ke arah identitas pelaku, masih kesulitan. Pasalnya, saat kejadian, para saksi ketakutan dan tidak ada yang mengenali secara jelas pelakunya.

“Kita terus melakukan penyelidikan yang mengarah pada identitas pelaku. Menurut keterangan para saksi, pelaku menggunakan gergaji es saat melakukan aksinya itu,” katanya.

Sebelumnya, aksi brutal sekelompok pemuda bermotor terjadi di GOR Panatayudha, tepat di saat hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6/2018). Satu pemuda meregang nyawa dengan luka tergorok, sementara dua lainnya luka-luka.

Informasi yang dihimpun, aksi brutal kelompok bermotor itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, tepat di hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6/2018). Tiba-tiba, sekelompok pemuda menggunakan sepeda motor menyerah sekelompok pemuda yang tengah minum-minum (pesta miras) di area GOR Panatayudha Karawang.

BACA: Lebaran, Geng Motor Ngamuk di GOR Panatayudha, 1 Tewas Tergorok Gergaji Es

Satu dari pemuda brutal itu mengeluarkan gergaji es dan menyabetkannya pada seorang pemuda yang tengah minum-minum itu. Sabetannya tepat mengenai leher, hingga si pemuda gontai dan tewas.

BACA: Kronologis Pemuda Digorok di GOR Panatayudha: Pesta Miras Berujung Maut

“Berdasarkan keterangan saksi, TKP awalnya di Taman Segitiga GOR Panatayudha. Korban, bersama 13 orang lainnya sedang nongkrong sambil minum-minuman keras,” ujar Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya. (SiD)

SHARE