Kronologis Pemuda Digorok di GOR Panatayudha: Pesta Miras Berujung Maut

oleh -

“Berdasarkan keterangan saksi, TKP awalnya di Taman Segitiga GOR Panatayudha. Korban, bersama 13 orang lainnya sedang nongkrong sambil minum minuman keras”

BaskomNews.com – Pesta miras berujung maut! Kasus tewasnya seorang pemuda warga Rawamerta di GOR Panatayudha, terjadi saat korban bersama rekan-rekannya menggelar pesta miras, jelang shalat Ied, Jumat (15/56/2018) subuh.

Berdasarkan keterangan dari Polres Karawang, hasil dari pemeriksaan para saksi dan olah TKP (tempat kejadian perkara), sebelum aksi brutal yang dilakukan sekelompok pemuda bermotor itu terjadi, korban bersama 13 rekannya tengah nongkrong sambil minum minuman keras (miras).

“Berdasarkan keterangan saksi, TKP awalnya di Taman Segitiga GOR Panatayudha. Korban, bersama 13 orang lainnya sedang nongkrong sambil minum minuman keras,” ujar Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya.

Kemudian, pelaku bersama dua orang rekannya, menggunakan sepeda motor Mio warna hitam, datang, membawa sajam jenis gergaji es yang diseret ke aspal. Pelaku, nantingin para pemuda yang bersama dengan korban saat itu.

“Namun tidak diindahkan korban. Pelaku kemudian pergi, dan korban pindah tongkorongan ke area parkir GOR Panatayudha,” lanjut Kapolres.

Pelaku kembali lagi bersama teman-temannya. Kemudian, menyerang korban. Teman korban berhamburan karena ketakutan. Saat itu, pelaku mengeluarkan senjata tajam sejenis gergaji es dan menyabetkannya kepada korban, beserta rekan-rekannya.

Korban terkena di bagian leher. Sementara dua rekannya terkena di bagian punggung. “Korban sempat dibawa ke RS Lira Medika Lamaran, Palumbonsari namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia,” kata Kapolres.

BACA: Lebaran, Geng Motor Ngamuk di GOR Panatayudha, 1 Tewas Tergorok Gergaji Es

Korban diketahui bernama Fery Rizaldi (19), warga Kampung Sampora, Dusun Krajan I RT 001 RW 003, Desa Sukapura, Kecamatan Rawamerta, Karawang. Sedangkan korban luka sabetan perut diketahui bernama Ahmad Lomri, (18) dan Subani (18) yang tinggal satu kampung dengan korban.

Ahmad dan Subani terkena sabetan senjata tajam di bagian perut dan punggung. Polisi pun sudah gelar olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Pelaku diduga dua orang dan sedang dalam perburuan petugas.

“Kami sudah proses lanjut kasus tersebut, petugas sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi,” kata Kapolres. (SiD)