Puasa, Jalanan Karawang Tak Aman! Begal dan Geng Motor Berulah

oleh -
Heru, salah satu korban aksi kejahatan jalanan di Gonggo, Karawang, tengah menjalani pengobatan

“Awalnya satu motor yang ditunggangi dua orang mepet saya. Setelah saya terjatuh, mereka mukulin saya”

BaskomNews.com – Bulan puasa Ramadhan, jalanan di Karawang mulai tak aman. Aksi kejahatan jalanan kembali marak. Para begundal jalanan itu rata-rata beraksi dini hari, saat orang tengah mencari makanan buat sahur.

Rawannya jalanan Karawang di bulan suci Ramadhan ini bukan cuma obrolan warung kopi. Beberapa warga, dalam kurun waktu kurang dari seminggu ini (sejak bulan puasa), menjadi korban. Tak hanya harta, mereka juga dianiaya oleh para begundal jalanan itu.

Terupdate, seorang karyawan sebuah media online di Karawang, Heru. Dia terpaksa merelakan uangnya sebesar Rp 400 ribu berpindah tangan kepada sekelompok pemuda. Tak hanya itu, diapun babak belur dengan beberapa luka di sekujur tubuhnya.

Aksi kejahatan jalanan yang dialami Heru, terjadi pada Minggu (20/5/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, dia hendak membeli makanan untuk sahur. Namun tiba-tiba, tepat di kolong jembatan perlintasan kereta api Gonggo, Jatirasa (Jalan Arif Rahman Hakim), dia dipepet oleh oleh enam orang (tentu saja menggunakan sepeda motor).

Heru terjatuh. Setelah itu, dia dipukuli hingga babak belur, kemudian dompetnya direbut paksa. “Awalnya satu motor yang ditunggangi dua orang mepet saya. Setelah saya terjatuh, mereka mukulin saya. Kemudian datang lagi empat orang menggunakan empat motor. Saya kira mau nolongin, eh malah ikutan mukulin juga,” ujar Heru.

Tak jauh dari lokasi yang sama, malam sebelumnya, Sabtu (19/5/2018) sekitar pukul 02.25 WIB, terjadi tawuran antara dua kelompok remaja. Dua kelompok remaja itu saling serang dengan menggunakan sejumlah senjata, tajam dan tumpul. Kawasan Gonggo, Jalan Arif Rahman Hakim pun sempat mencekam.

“Saya lagi duduk-duduk, tiba-tiba banyak remaja berlarian dengan membawa senjata. Pas saya keluar, dilihat mereka sedang saling serang,” ujar Kamil, saksi di lokasi, yang saat itu sedang berada di Gang Ampera. (SiD)