Diterpa Isu Dualisme, Hanura Karawang Tetap Solid “Dukung RINDU” di Pilgub Jabar

oleh -
Ketua DPC Hanura Karawang, Ahmad Adriansyah, saat bersama tim pemenangan pasangan RINDU yang lain di Karawang.

”Jadi tidak mungkin Hanura pindah dukungan ke Hasanah untuk Pilgub. Kita tetap dukung penuh pasangan RINDU”

BaskomNews.com – Menyikapi konflik dualisme Partai Hanura di Jakarta yang efeknya sampai ke Jawa Barat, Ketua DPC Hanura Karawang, Ahmad Adriansyah mengaku, jika para pengurus, kader, serta simpatisan parpolnya di Karawang tetap solid untuk mendukung pasangan Ridwan Kamis – Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) Pilgub Jawa Barat.

Disinggung soal adanya deklarasi Partai Hanura Jawa Barat yang berpindah dukungan ke pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah), Ahmad Adriansyah menegaskan, jika deklarasi tersebut bukan dilakukan oleh Partai Hanura yang terdaftar di Sipol KPU.

Melainkan Partai Hanura dari kubu Daryatmo. “Gak ada yang pindah dukungan, itu hanya oknum tertentu. DPP memang ada idealisme, tapi secara legal formal DPP yang sah itu kan DPP Oesman Sapta Odang, bukan Daryatmo. Otomatis dukungan untuk Pilgub Jabar di Karawang gak ada masalah,” tutur Ahmad Adriansyah, kepada BaskomNews.com, Jumat (27/4/2018).

Ditambahkan Adriansyah, Hanura kubu Daryatmo memang pernah melakukan Rapimnas Partai Hanura. Tetapi Rapimnas yang digelar tidak digadiri Wiranto ataupun Presiden Jokowi. Sehingga rencananya, Rapimnas Partai Hanura kubu Oesman Sapta Odang akan dihadiri Wiranto maupun Presiden Jokowi.

”Jadi tidak mungkin Hanura pindah dukungan ke Hasanah untuk Pilgub. Kita tetap dukung penuh pasangan RINDU. Mereka (Hanura kubu Daryatmo) mau dukung Hasanah silahkan. Toh, kabar sebelumnya mereka mau dukung 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi), tapi akhirnya dukung Hasanah,” kata Adriansyah.

Sebagai Sekretaris Pemenangan Pasangan RINDU di Karawang, sambung Adriansyah, DPP Partai Hanura yang legal formalnya sudah jelas telah memutuskan Partai Hanura untuk mendukung pasangan RINDU di Jawa Barat.

“Pokoknya saya menanggapi persoalan ini lucu saja. Karena secara legitimasi yang terdaftar di Sipol kan tetap Hanura kubu Oesman Sapta Odang. Jadi tidak ada masalah, kita tetap solid dan satu komando untuk dukung pasangan RINDU di Pilgub Jawa Barat,” timpal Adriansyah.

Atas persoalan dualisme DPP Partai Hanura ini, Adriansyah juga memastikan tidak akan berpengaruh terhadap dukungan Hanura untuk pasangan RINDU. Karena ditegaskan Adriansyah, saat ini khususnya di Karawang sendiri tidak ada dualisme Partai Hanura.

“Bahkan kita di Karawang, untuk memenangkan pasangan RINDU ini kita sudah masuk pembahasan teknis DPS (Daftar Pemilih Sementara) bersama Ketua Tim Kang Jimmy (Ketua DPC PKB Karawang) dan Bendahara Hj. Lina Sugiharti (Ketua DPC PPP Karawang), serta teman-teman tim lainnya,” pungkas Adriansyah.(mang adk)