Pengamat Askun Sebut Cellica-Jimmy Hanya Bisa “PHP”

oleh -
Ilustrasi BaskomNews.com

”Apa yang sudah dirasakan selama ini tidak ada, hanya PHP,”

BaskomNews.com –  Memasuki tiga tahun pemerintahan Cellica-Jimmy, pengamat hukum dan pemerintahan Asep Agustian SH, MH menilai masih banyak janji politik Cellica-Jimmy yang belum direalisasikan.

Sehingga menurut Askun (sapaan akrab), sampai saat ini masih banyak rakyat Karawang yang menuntut janji politik Cellica-Jimmy.

Janji politik yang tak kunjung direalisasikan tersebut menjadi penilaian tersendiri bagi Askun, bahwa selama ini Cellica-Jimmy hanya bisa PHP (Pemberi Harapan Palsu) kepada masyarakat.

”Apa yang sudah dirasakan selama ini tidak ada, hanya PHP,” kata Askun, kepada BaskomNews.com, Jumat (20/4/2018).

Ditambahkan Askun, rakyat Karawang sudah muak dengan janji politik Cellica-Jimmy. Terlebih keduanya terlihat bekerja sendiri sendiri. ”Mereka dipilih itu satu paket, bukan mencontohkan, ini malah mau melakukan pencitraan. Pilkada masih jauh. kerja saja dulu kerja woy,” sindir Askun.

Menjelang Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Karawang Tahun 2017, Askun berharap bisa lebih tegas mengkritisi pemerintahan Cellica-Jimmy.

”Kritisi, beri pandangan terkait pemerintahannya selama ini,” pintanya. Jangan walk out kalau tidak setuju, sampaikan kalau memang tidak setuju dengan kinerja pemerintahan Cellica-Jimmy selama ini,” timpal Askun.

Sementara itu, Anggota DPRD Karawang Fraksi PAS (Persatuan Amanat Sejahtera), Timan mengtatakan, jika serapan anggaran tahun ketiga pemerintahan Cellica-Jimmy cukup bagus, yaitu mencapai angka 85 persen.

“Kalau dibandingkan dengan Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang lain, serapan anggaran Karawang cukup bagus diangka 85 persen,” kata Timan.

Kendati demikian, sebagai anggota DPRD Karawang dari PAN yang notabene merupakan parpol koalisi Cellica-Jimmy pada Pilkada 2015 lalu, ada beberapa faktor yang akan disampaikan Timan pada saat LKPJ Bupati Tahun 2017 nanti.

“Tapi masih ada beberapa capaian kinerja kepemimpinan Cellica-Jimmy yang sampai saat ini belum bisa dikatakan maksimal. Yaitu seperti kurang maksimalnya serapan anggaran di beberapa dinas, seperti sektor pertanian dan lingkungan hidup,” tandas Timan. (pls/zay)