“HARTA KITA ADALAH KESETIAAN”, Fraksi PKB : Mungkin Hanya Satu Periode!

oleh -
Pemerintahan Cellica-Jimmy dalam pandangan Fraksi PKB Karawang.

BaskomNews.com – “Harta kita adalah kesetiaan”. Masih ingatkah dengan jargon kampanye Cellica-Jimmy pada kampanye Pilkada 2015 lalu?. Kini menjelang tahun ke tiga pemerintahan Cellica-Jimmy, tentu saja Fraksi PKB sebagai pemegang kekuasaan nomor dua di Karawang memiliki sikap tersendiri dalam menghadapi Pilkada Karawang 2020 mendatang.

Namun demikian, saat disinggung persiapan Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Karawang Tahun 2017 yang rencananya bakal digelar pada Senin (23/4/2018), Ketua Fraksi PKB Karawang, H. Acep Suyatna mengaku, bahwa fraksinya sudah merumuskan beberapa rekomendasi untuk pemerintahan Cellica-Jimmy.

Khususnya terkait persoalan infrastruktur jalan rusak, pengangguran, honor guru yang hanya Rp 200 – 400 ribu, serta beberapa pandangan rekomendasi Fraksi PKB lainnya. “Nanti kita rapat fraksi dulu sebelum ke Bamus. Setelah itu kita sampaikan ke bapak (Ketua DPC PKB Karawang/ Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, red),” kata H. Acep Suyatna, kepada BaskomNews.com, Rabu (18/4/2018).

Disinggung apakah ada kemungkinan Fraksi PKB bakal walk out di Rapar Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2017 nanti, meskipun sebetulnya PKB merupakan partai penguasa kedua yang memegang jabatan sebagai Wakil Bupati Karawang, H. Acep kembali menuturkan, jika saat ini ia mengaku belum bisa berbicara banyak, sebelum fraksinya mendapatkan intruksi dari H. Ahmad Zamakhsyari.

“Untuk sementara itu saja, belum bisa walk out atau enggak. Karena kita belum dapat intruksi dari bapak. Yang pasti kita punya rekomendasi kuat soal kinerja pemerintahan selama satu tahun ke belakang,” katanya.

Kembali disinggung ada kemungkinan tidak H. Ahmad Zamakhsyari untuk kembali mencalonkan sebagai wakil bupati bersama dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, kepada BaskomNews.com, H. Acep terkesan “malu-malu kucing”.

“Nantilah kalau soal itu mah tanya bapak langsung saja. Mungkin hanya satu periode. Karena yang pasti setiap partai politik pasti memiliki target politik untuk menjadi partai penguasa di setiap kabupaten/kotanya masing-masing. Bukan hanya PKB yang memiliki keinginan seperti itu. Saya pikir parpol lainnya juga sama,” kata H. Acep. (red)