Bupati : “Karawang akan Tetap Komitmen Jadi Lumbung Padi Nasional”

oleh -
Bupati Karawang saat menyampaikan pesan dalam kegiatan sosialisasi perizinan, tenaga kerja asing dan pajak kendaraan bermotor.

 

BaskomNews.com – Bupati Karawang dr.Cellica Nurrahcadiana menghadiri dan membuka Sosialisasi Perizinan, Tenaga Kerja  Asing dan Pajak Kendaraan Bermotor, sekaligus Resmikan Outlet  Pelayanan Perizinan Satu Pintu (PPSP) Kawasan KIIC bertempat di Graha KIIC Lantai III, Selasa (10/4).

Pendandatangaman MoU antara pemkab karawang dengan KIIC dalam hal pelayanan.

Acara tersebut digelar oleh DPMPTSP Kabupaten Karawang bekerjasama Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat wilayah Karawang dengan KIIC.  Dihadiri oleh perwakilan perusahaan yang berada di Kawasan Industri KIIC Karawang.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, pihanya menyambut baik pada kawasan yang telah menyiapkan tempat untuk kami membuka outlet pelayanan perizinan yang tentunya akan sangat mempermudah bagi investor dalam mengajukan perizinan.

Dengan disediakannya tempat untuk outlet ini,  Bupati merasa pihaknya berkesempatan untuk dapat mengembangkan kemudahan dalam pelayanan semudah dan se efisien mungkin.

“Tentu banyak pihak investor yang ingin mendapatkan pelayanan dengan cepat, dipermudah,  ada jaminan dan murah. Tentunya untuk menyikapi itu Kami selaku pemerintah daerah senantiasa untuk melakukan inovasi dan terobosan baru, baik dalam pelayanan ataupun perizinan. Mudah-mudahan dengan adanya outlet ini, investor tidak mengalami kesulitan karena jarak,” tandasnya.

Menurut beliau, Karawang akan tetap berkomitmen untuk menjadi lumbung padi nasional dan sebagai tempat berinvestasi terbaik se-Indonesia. Tentunya hal ini akan diimbangi oleh pihaknya dengan inovasi inovasi dalam pelayanan.

Namun demikian, Untuk investor baru yang akan berinvestasi di Karawang, bupati akan mengeluarkan persyaratan, yakni kantor pusat dan NPWP perusahannya  harus ada di Karawang.

Hal ini diambil menurutnya untuk meningkatkan PAD yang nantinya kembali akan dirasakan oleh masyarkat Karawang, guna membiyayai pembangunan di wilayah Karawang.

Untuk angkutan pada perusahaan, pihaknya menginginkan  berplat T Karawang, dan untuk yang masih berplat luar Karawang. Pihaknya juga akan mengeluarkan kebijakan untuk mutasi masuk ke Karawang gratis yang akan dilakukan secara bertahap nantinya.

Terakhir bupati menyampaikan terkait lingkungan, bahwa untuk urusan amdal, pihaknya selalu keras, serta selalu menghimbau pada masyarakat supaya tidak menutup saluran air yang mengakibatkan banjir. (rls/red)