Soal Sawah Padi yang Diurug Tanah Merah Perusahaan di Lingkar By Pass, Ini Pengakuan Petani

oleh -388 views

“Ganti ruginya sekitar Rp 200 ribu/1 kotak sawah”

BaskomNews.com – Soal sawah padi yang mau panen diurug tanah merah perusahaan, di Jalan Lingkar By Pass Karawang, ini pengakuan petaninya.

Rabu (4/4/2018), BaskomNews mencoba mendatangi lokasi. Disana, ada seorang petani penggarap yang sedang beraktivitas, tak jauh dari sawah padi yang diurug tanah merah itu.

Dengan wajah polos, sang petani yang namanya sengaja tak dipublish itu mengatakan, kondisi demikian sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.

“Sebetulnya sawah itu (yang diurug tanah merah) memang lama sudah dibeli oleh seseorang. Saya nggak tau siapa namanya”, ujarnya.

Dipaparkan dia, yang sudah-sudah ketika panen ada perwakilan dari pemilik sawah meminta sedikit hasil panen.

“Kalau selesai panen pasti ada orang yang datang minta sedikit hasil panen sawah tersebut,” ucapnya.

Ditambahkan dia, untuk ganti rugi sawah tersebut, sudah diatur harganya oleh perwakilan pemilik sawah.

“Ganti ruginya sekitar Rp 200 ribu/1 kotak sawah,” katanya.

Sebelumnya, petani meradang! Tanaman padi yang sudah mau dipanen di sawahnya, ujug-ujug diurug tanah merah untuk kepentingan proyek pembangunan.

“Tiba-tiba saja seperti ini (diurug),” ujar petani yang sawahnya diurug itu, yang namanya minta dirahasiakan, kepada BaskomNews.com, Senin (2/4/2018).

Lahan pertanian tersebut, berlokasi di sisi jalan Lingkar By Pass, Karawang Barat. Tanaman padi yang sudah tumbuh bulir di lahan itu dimatikan secara paksa dengan merebahkan tanaman padi menggunakan terpal. Kemudian dilakukan pengurugan tanah merah.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pertanian Karawang, Hanafi, mengaku, pihaknya masih menunggu laporan dari petani tersebut, terkait berapa kerugian yang dialaminya. Sekaligus, kata dia, masih menunggu informasi terkait status lahan pertanian tersebut.

“Apakah petani yang menanam di areal sawah itu menyewa lahan atau bagaimana sampai tanaman padi mereka diurug tanah merah,” ujarnya, kepada wartawan. (zay)