36 Ribu Pemilik Suara di Karawang Terancam Gak Bisa Nyoblos di Pilgub Jabar 2018

oleh -

“Mereka terancam karena tak terekam dalam KTP elektronik”

BaskomNews.com – Sebanyam 36 ribu pemilik sah suara di Karawang, terancam kehilangan hak memilihnya di Pilgub Jabar 2018.

Hal ini diketahui setelah pihak KPU setempat menerima hasil pencocokan dari DP4.

Risza Affiat, Ketua KPU Karawang

“Angka 36 ribu ini, adalah mereka yang tidak memiliki KTP elektronik. Mereka belum bisa masuk ke dalam DPT karena terbentur persyaratan mengenai identitas diri,” ujar Ketua KPU Karawang, Risza Affiat, saat ditemui BaskomNews.com, Selasa (3/4/2018), di kantornya.

Dikatakan dia, ada beberapa faktor yang menjadikan 36 ribu warga pemilih Karawang tak bisa masuk dalam DPT. Selain belum melakukan perekaman KTP elektronik, juga pas dilakukan pendataan untuk DP4 usianya masih belum genap 17 tahun.

“Dalam aturan sekarang, pemilih yang bisa melakukan pencoblosan adalah mereka yang terdaftar di DPT, dengan kepemilikan KTP elektronik, atau sudah melakukan perekaman dengan membawa bukti keterangan perekaman itu,” katanya.

Jika sampai ditetapkan DPT masih juga belum dilakukan perekaman, kata dia, maka sebanyak 360 ribu warga itu tak bisa mencoblos. “Tinggal menghitung hari. Ini harus secepatnya. DPT Pilgub Jabar ditetapkan pada 17 April ini,” katanya. (SiD)