Sering Roboh, Warga Tirtamulya Minta Dibangunkan Jembatan Permanen Penghubung 2 Kecamatan

oleh -
Abdi Usen Lesmana, saat mendokumentasikan diri di jembatan bambu yang sering tergerus aliran deras irigasi.

SERING roboh terkena aliran sungai yang deras, warga Kecamatan Tirtamulya meminta agar Pemkab Karawang segera membangunkan jembatan permanen penghubung dua kecamatan, yaitu antara Kecamatan Tirtamulya dengan Kecamatan Jatisari.

Pasalnya, jembatan penghubung dua kecamatan tersebut merupakan akses utama anak-anak pergi sekolah, serta akses aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat.

Sebetulnya saat ini masih ada jembatan bambu yang juga hampir roboh, lokasi tepatnya di sebelah barat Kampung Kalen, Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya. Namun saat ini, kondisi jembatan bambu itu-pun hampir roboh.

Jembatan bambu penghubung dua kecamatan terlihat sudah roboh tergerus aliran deras irigasi.

Sementara jembatan penghubung kedua yang sudah roboh, hanyut tergerus aliran irigasi yang deras, lokasinya berada di sebelah barat Kampung Balong, Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya. Dan sebelah timurnya Kampung Jebug, Desa Kalijati, Kecamatan Tirtamulya.

Keinginan pembangunan jembatan permanen ini (bukan jembatan bambu) tidak bisa dikaper oleh Anggaran Dana Desa (ADD). Oleh karenanya, warga meminta agar Pemkab Karawang bisa membangunkan jembatan permanen untuk akses penghubung dua kecamatan tersebut.

PENULIS :

– Nama Abdi Usen Lesmana.

– Alamat : Warga Kampung Kamurang RR 001/001, Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya.

– Profesi : Perangkat Desa Kamurang.