Buwasnya Purwakarta ini, Sowan ke Ulama untuk Sukses Berantas Narkoba

oleh -

“Pak Kiayi Haji Bubun adalah guru saya”

BaskomNews.com – Keren! Di balik ketegasan dan kegarangannya terhadap pelaku penyalahguna narkoba, ternyata ada sisi religi dalam diri AKP Heri Nur Cahyo. Kasat Narkoba Polres Purwakarta yang disebut-sebut sebagai “Buwas”-nya (Budi Waseso/Kepala BNN), AKP Heri getol melakukan kegiatan keagamaan dan sangat santun pada para ulama/pemuka agama.

Seperti yang dilakukannya pada Jumat (19/1/2018), pria yang selalu tampil rapi ini melakukan sowan kepada kesejumlah tokoh ulama di Purwakarta. Langkah dengan mendatangi satu persatu ulama itu lakukan bertujuan meminta doa untuk memberantas peredaran Narkoba yang kini kian meranggerogoti Kabupaten yang terkenal dengan kota santrinya itu.

“Seusuai Perintah Kapolres Purwakarta, AKBP Dedi Tabrani saya sengaja datangi seluruh ulama di Purwakarta untuk meminta doa dan barokah. Agar segala tujuan kami dapat dilindungi Alloh,” ujar AKP Heri ditemui di sela-sela kunjunganya di Pesantren Algozali Desa Sempur, Kecamatan Plered, Jumat (19/1/2018).

Sowan ke Pesantran Algozali Plered serta para ulama lain di Purwakarta, kata dia, selain bagian dari tugas juga bertujuan untuk mempererat tali silatuhrami sesama umat Muslim.

“Pak Kiayi Haji Bubun adalah guru saya. Beliau sering memberikan wejangan untuk tetap semangat memberantas penyakit masyarakat,” kata AKP Heri.

Dikatakan AKP Heri, peredaran narkoba saat ini tidak lagi memandang usia, bahkan sampai ke anak usia sekolah. Tercatat dalam satu pekannya, ada sedikitnya tiga kasus perkara penyalahgunaan narkoba yang iya tangani.

“Berbagai tempat dan acara baik yang dilaksanakan sendiri Polres Purwakarta dan kegiatan lainnya dijadikan momen penting kami untuk menginfomasikan bahaya narkoba,” katanya.

Lebih jauh AKP Heri mengungkapkan, pihak Kepolisian tak bisa berjalan sendiri dalam memberantas peredaran perendaran narkoba. Perlu adanya dukungan baik dari masyarakat maupun pemerintah kabupaten untuk mencegah penyalah gunaan narkoba di Purwakarta.

“Dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kehancuran generasi muda,” katanya.

Untuk itu, sambung dia, pihaknya berharap peran serta masyarakat agar lebih peka bilamana mendapati gerak-gerik seseorang mengkonsumsi narkoba untuk segera melapor.

“Narkoba adalah musuh bersama. Mari kita bersama-sama perangi narkoba,” pungkasnya. (SiD)