Pesta Gay di Villa, 5 Pria Diringkus Polisi, 1 Masih Pelajar

oleh -

“Mereka berkenalan dalam sebuah aplikasi untuk komunitas gay. Tim patroli siber kemudian melakukan pengawasan kurang lebih selama satu bulan”

BaskomNews.com – Pesta gay (hubungan seks sesama jenis pria) di sebuah villa, digerebek Polisi. Lima pria, termasuk seorang berstatus pelajar, yang dalam keadaan tanpa busana, digelandang ke markas Polisi.

Peristiwa, terjadi di Villa Green Apple Garden Blok F-66 Jl Mariwati, Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (13/1/2018) tengah malam. Penggerebekan sendiri, berawal dari

Informasi dihimpun, peristiwa itu bermula saat patroli siber mendapat informasi mengenai adanya aktivitas komunitas Gay – LGBT melalui aplikasi perpesanan. Dari informasi itu, Polis kemudian melakukan penelusuran, hingga pengintaian. Setelah info akurat, Polisi menggerebeknya.

Saat digerebek, kelima pria, termasuk seorang pelajar itu, dalam keadaan tanpa busana. “Mereka berkenalan dalam sebuah aplikasi untuk komunitas gay. Tim patroli siber kemudian melakukan pengawasan kurang lebih selama satu bulan, sampai akhirnya ditemukan percakapan lima orang pelaku ini akan bertemu,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, Minggu (14/1/2018).

Menurut Soliyah, untuk masuk ke dalam aplikasi khusus LGBT tersebut mirip penggunaannya dengan media sosial lainnya. Para penggunanya wajib menyertakan data diri, usia, kewarganegaraan hingga berat badan.

“Setelah berkenalan satu sama lain, akhirnya mereka kemudian bertemu. Empat pelaku berasal dari Cianjur dan satu lagi berasal dari Kota Bandung,” lanjutnya.

Para pelaku menyewa tempat di Villa Green Apple Garden Blok F-66 Jl Mariwati, Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur dengan harga Rp 1,5 juta semalam. “Yang membiayainya berinisial AAW pria asal Bali yang tinggal di Bandung,” sambung Soliyah.

Dari lokasi penggerebekan petugas mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 5 buah celana dalam, 6 buah telepon seluler, 5 buah Tissue Super Magic Power, 7 buah Kondom, 1 buah gel / pelumas, 2 buah parfum. 1 buah handbody, 1 buah deodoran, 1 buah bedak merk kodomo, 10 botol minuman keras dan 1 handuk. Sementara pelaku masing-masing berinisial AAW (50), AR (21), DS (39), Us (34) dan seorang remaja yang masih berusia 17 tahun.

“Para pelaku masih kita mintai keterangan, kita kembangkan juga terkait aktivitas yang mereka lakukan, terlebih ada remaja berusia 17 tahun dan berstatus pelajar,” katanya. (lou)