Guru Cantik ini Sukses Menabur Virus Jaipong ke Tengah Generasi Now Karawang

Oleh: Bayu SiD/BaskomNews.com

Menakjubkan! Wanita cantik yang berprofesi sebagai guru di SMKN 2 Karawang ini, sukses menaburkan virus Jaipongan ke tengah generasi muda Karawang. Padahal, rintangan yang dihadapinya cukup berat. Dia, harus berhadapan dengan zaman, yang di dalamnya membonceng gaya hidup super modern.

Tapi, itulah dia. Wanita cantik berkulit putih mulus ini seakan hanya menjadikan kemajuan zaman dan moderenisasi sebagai mitos belaka. Dia kokoh dengan pendiriannya, melestarikan seni tari tradisional Sunda, Jaipongan, dan menjadikannya sebagai tarian berkelas, yang digemari oleh semua lapisan masyarakat.

Ini keseharian Ara di luar sekolah

Adalah Yogi Lararita Andalasri, nama wanita cantik ini. Jebolan Institut seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung tahun 2015 ini, seolah terlahir untuk menjadi ikon Jaipongan Karawang di zaman now. Betapa tidak, lewat dirinya, seni tari tradisional Sunda yang kini sudah ditinggalkan oleh generasi muda, secara perlahan mulai mendapat tempat di hati generasi muda Karawang.

Lewat gerakan tubuhnya, dan lentiknya jemari mungiinya, Jaipongan menjadi terlihat lebih indah, berbeda dengan Jaipongan pada umumnya. Ada perpaduan tarian kontemporer dengan modern, dibumbui gerakan genre tari wayang.

Ara saat mengajar Jaipongan di sanggarnya

“Awalnya, penciptaan Jaipongan seperti ini saat saya tengah menyelesaikan tugas akhir kuliah. Sebenarnya, di tempat kuliah, saya ngambil jurusan seni tari wayang. Pas nyusun, lagi tugas akhir, saya ngambil seni tari Jaipong kontemporer yang dipadukan dengan genre modern. Nah, tugas akhir saya itu mendapat nilai bagus. Hingga kemudian, saya teruskan Jaipong model gini ini,” ujar wanita yang akrab disapa Ara ini, saat berbincang dengan BaskomNews.com, di Karawang, Minggu (7/1/2018).

Dar kepiawaiannya berjaipong ini, Ara kemudian ditarik untuk mengajar mata pelajaran seni budaya di SMKN 2 Karawang. Dia mengaku, di sekolah tersebut sudah 4 tahun mengajar. “Ya dari sejak saya belum lulus kuliah, udah ditarik buat ngajar di sekolah itu,” lanjutnya.

Ara di tengah para siswinya di SMKN 2 Karawang

Dari perjalanan mengajarnya itu, para siswi di SMKN 2 Karawang semakin menyukai tariannya. Bahkan, para siswi begitu senang, setiap pelajaran menari, yang dia ajarkan. Hingga mereka pun meminta dirinya untuk secara privat mengajarinya.

Waktu pun terus berjalan. Wanita berbody mantap ini pun ditarik untuk menggelar workshop di SD Puri Arta, setiap Jumat. “Di sana saya melatih siswa-siswinya menari Jaipong. Jadi tiap kelulusan, menggarap pagelaran seni di SD tersebut,” ucap wanita kelahiran tahun 1992 yang tinggal di Cikampek ini.

Anak-anak SD sampai SMK, terus bertambah yang gemar Jaipongan. Ara pun kemudian memberanikan diri membuka sanggar tari Jaipongan, bernama Ara Dance Studio (ADS), di Wonderland Sport Center Galuh Mas, Karawang.

Ara saat berbincang dengan BaskomNews.com

Nah, apa sih filosofinya Jaipongan? Lalu, adakah manfaatnya bagi tubuh? Dengan melempar senyum dahsyatnya, Ara berucap, “Jaipongan itu merupakan tarian yang luar biasa. Jaipongan, juga bisa membentuk tubuh seorang wanita menjadi lebih indah. Soalnya, saat menari tarian tersebut, semua tubuh bergerak. Ada goyangan, geolan, hingga gibrig. Ada juga gerakan melengking pinggang, dan gerakan tangan”. (*)

 

SHARE