Camat Boleh Sebar Proposal PATEN ke Perusahaan, Asal…?

oleh -
Asda I Pemkab Karawang, Samsuri

Baskomnews.com – Para camat di Karawang diperbolehkan untuk membuat dan menyebar proposal kegiatan Gebyar PATEN, dengan syarat harus transparan ke publik.

Demikian diungkapkan oleh Asisten Pemerintahan (Asda I), Samsuri, saat ditemui Baskomnews.com di ruangan kantornya, Rabu (15/11).

Menurut Samsuri, setiap camat memang dihimbau untuk melakukan inovasi agar kegiatan Gebyar PATEN di masing-masing kecamatan berjalan dengan meriah dan maksimal. Sehingga kegiatan PATEN yang digelar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Diakui Samsuri, meskipun tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan PATEN melalui APBD, tetapi masing-masing dinas memang “diharuskan” menganggarkan untuk PATEN. Sehingga setiap instansi terkait yang akan berpartisipasi dalam Gebyar PATEN (termasuk instansi vertikal), maka harus menganggapnya secara sendiri-sendiri.

“Boleh saja kalau mau inovasi bikin proposal ke perusahaan buat berpartisipasi dalam PATEN, asal nanti pas acaranya disebutkan perusahaan mana saja dan berapa sumbangan yang diberikan, semuanya harus diumumkan. Perusahaan yang nyumbang juga harus diundang dalam acaranya. Artinya harus bersifat transparan, jangan disembunyi-sembunyikan,” kata Samsuri.

Namun demikian, Samsuri akan me-warning jangan sampai alasan diperbolehkannya menyebar proposal PATEN ke perusahaan ini malah dimanfatkan oleh segelintir oknum untuk mencari keuntungan pribadi. “Awas nih ya, jangan mentang-mentang diperbolehkan, nanti malah nyari keuntungan pribadi,” kata Samsuri.

Kembali disinggung apakah kegiatan Gebyar PATEN diperbolehkan untuk menggelar kegiatan job fair fair yang sengaja digelar oleh pihak kecamatan, Samsuri kembali mewanti-wanti agar sebaiknya kegiatan job fair tersebut tidak dilakukan. Pasalnya, untuk rekrutmen tenaga kerja saat ini sudah satu pintu di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Kalau job fair, saya belum berani bilang boleh atau tidak. Karena rekrutmen tenaga kerja itu kan sudah satu pintu di Disnaker. Tapi kalau hanya semacam sosialisasi dari Kadisnaker langsung itu boleh. Tapi tetep kalau daftar tenaga kerjanya di kantor Disnaker. Karena kalau job fair di lokasi PATEN takut menabrak regulasi yang sudah ada,” paparnya.

Di tempat terpisah, Camat Telukjambe Timur, Asep Cece Juhandi mengklarifikasi terkait alasan mengapa dirinya menyebar proposal kegiatan Gebyar PATEN ke KIIC. Kepada Baskomnews.com, Cece mengaku tidak pernah ada niatan untuk mencari keuntungan pribadi dalam hal menyebar proposal PATEN ke perusahaan.

Cece mengaku hanya mencoba berinovasi agar kegiatan PATEN yang akan digelarnya pada 5 Desember 2017 nanti berlangsung meriah dan banyak dihadiri masyarakat. Sehingga gebyar PATEN yang digelar pihak kecamatan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Sumpah kang gak ada niatan nyari keuntungan pribadi kang. Kita nyebar proposal ke perusahaan juga atas dasar masukan dari beberapa pengusaha yang ikut rapat. Mereka (pengusaha) ingin berpartisipasi dalam PATEN. Tapi kan kalau perusahaan mau nyumbang itu tetap harus ada dasarnya buat laporan ke atasan. Makanya kita insiatif buat proposal,” tandas Cece.

Dikatakan Cece, gebyar PATEN yang akan digelarnya di lapangan Tecnomart Galuh Mas tersebut dipastikan akan mendapat respon positif dari masyarakat. Karena selain beberapa kegiatan PATEN yang sudah umum digelar di kecamatan sebelumnya, beberapa kegiatan lain seperti lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak sampai kegiatan jalan sehat juga akan digelarnya.

“Selain kegiatannya harus bermanfaat untuk masyarakat, saya juga berharap PATEN ini berkesan di hati masyarakat. Makanya beberapa inovasi kegiatan akan kita gelar di PATEN nanti. Yang pasti proposal ke perusahaan itu tidak ada niatan untuk nyari keuntungan pribadi kok,” tandas Cece.(king)