Pernyataan Mengejutkan dari Staf Bappeda Karawang, Niatan PT JLM Bangun Pabrik Kaca akan Terkubur

oleh -

“Itu melanggar RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Lahan tersebut adalah wilayah pertanian irigasi teknis dan tidak boleh dibangun pabrik”

BaskomNews.com – Niatan PT Jatisari Lestari Makmur (JLM) untuk membangun pabrik kaca di atas lahan teknis di Pantura Karawang, nampaknya akan terkubur. Pasalnya, Pemkab Karawang tak akan memberikan izin itu, lantaran lahan yang kini dalam tahan pembangunan di Desa Cikalong Sari, Kecamatan Telagasari, terlarang untuk pabrik.

“Itu melanggar RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Lahan tersebut adalah wilayah pertanian irigasi teknis dan tidak boleh dibangun pabrik,” ujar Puguh, salah seorang staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Senin (13/11/2017), saat berbincang dengan BaskomNews.com, di kantornya.

Dia kemudian bertutur soal ihwal penolakan izin proyek PT JLM. Awalnya, kata dia, pihaknya diundang Asda, diajak hearing karena ada pelaporan dari LSM bahwa ada pelanggaran tata ruang. Tim teknis pun bergerak melakukan sidak.
“Setelah tim teknis cek di lapangan, memang ada pelanggaran karena izin untuk gudang itu hanya 3,5 hektar. Yang di belakang areal PT JLM itu untuk pertanian produktif tidak boleh di bikin pabrik,” jelasnya.

Sementara, tambah dia, Review Perda No 2 tahun 2013 tentang RTRW akan dilakukan. Dan Bappeda, tidak ada rencana untuk Kecamatan Jatisari.

“Intinya, di wilayah tersebut terlarang untuk industri atau pabrik. Bahkan, untuk dijadikan kawasan atau zona industri pun tidak akan bisa. Kecuali untuk pabrik pertanian seperti huler,” katanya. (np)