Kasus PT JLM Dibiarkan Mangkrak! Pemkab Karawang Terkesan Bungkam

oleh -
Kantor Kepala DPMPTSP Karawang yang tampak ruang tak bertuan

BaskomNews.com, siang tadi, Jumat (10/11/2017), kembali ke kantor para pejabat berwenang soal kasus PT JLM. Alhasil, hanya mendapatkan ruangan tak berpenghuni dengan pintu terkunci

BaskomNews.com – Soal kisruh PT Jatisari Lestari Makmur (JLM), ada kesan “ditenggelamkan”. Faktanya, hingga sepuluh hari tenggang waktu yang diberikan Pemkab Karawang kepada perusahaan tersebut untuk membenahi proyek pembangunan, termasuk penyelesaian permasalahannya, tak ada kabarnya. Bahkan, Pemkab Karawang membungkam. Semua pejabat berwenang yang mengurusi urusan tersebut, menghilang.

Padahal, permasalahan yang mendera pembangunan gudang yang bergeser jadi pabrik ini, belum selesai. Bahkan, Pemkab Karawang sendiri, melalui DPMPTSP menuding, ada IMB palsu dalam proyek tersebut. Pihak Pemkab sendiri, sempat mengeluarkan ancaman, mempidanakan IMB palsu tersebut.

Kantor Sekda Karawang yang terkunci

Ancaman pidanakan IMB palsu, ternyata cuma gertak sambal. Hingga kini, tak terbukti realisasinya. Malahan, Kepala DPMPTSP Karawang, Dedi Achdiat, dari sejak menggulirkan ancaman pidanakan IMB palsu hingga kini sulit ditemui. Tiap kali ke kantornya, yang bersangkutan tak pernah ada.

BaskomNews.com, siang tadi, Jumat (10/11/2017), kembali ke kantornya. Alhasil, hanya mendapatkan ruangan tak berpenghuni dengan pintu terkunci.

“Bapak tadi keluar. Dia ngantar Pak Ade, salah satu Kabid disini ke rumahnya, karena ada musibah yang menimpa orang tua Pak Ade,” ujar seorang staf di DPMPTSP Karawang, yang namanya enggan dipublish.

Kantor Asda I yang juga terkunci

Zonk di DPMPTSP, BaskonNews kemudian mencoba menemui Asda I Bidang Pemerintahan Pemkab Karawang, Samsuri. Di sini (kantor Asda I), BaskomNews.com kembali mendapati ruang tak bertuan. “Bapak lagi keluar,” ujar staf disana.

Masih penasaran terkait informasi progres penyelesaian kisruh PT JLM, BaskomNews.com mencoba menemui Sekda Karawang, Teddy Rusfendi. Dan hasilnya? Sama saja, zonk.

“Pak Sekda lagi ada tugas luar,” ujar salah seorang stafnya, sembari asik mendengarkan musik di HP-nya, menggunakan hetset. (SiD)