Ada Kekuatan Besar di Balik Pembangunan Pabrik PT JLM?

oleh -
Praktisi Hukum Karawang, Asep Agustian, SH, MH

“Indikasi itu (adanya kekuatan besar) menguat. Kita lihat dari sejarah perjalanan proyek ini. Hingga kemudian berlabuh di Karawang. Kita runut, tampak benang merahnya”

BaskomNews.com – Ada kekuatan besar di balik pembangunan pabrik PT Jatisari Lestari Makmur (JLM)? Pertanyaan itu meluncur karena pabrik yang dibangun di atas lahan teknis (pertanian) di Kecamatan Jatisari, Karawang ini, seolah mulus tanpa kendala untuk mendapatkan perizinannya.

Padahal, Pemkab Karawang sendiri punya aturan yang jelas terkait zonasi, terlebih lahan yang digunakan untuk pembagunan pabrik yang memproduksi ornamen kaca itu, sudah dilindungi dengan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Indikasi itu (adanya kekuatan besar) menguat. Kita lihat dari sejarah perjalanan proyek ini. Hingga kemudian berlabuh di Karawang. Kita runut, tampak benang merahnya,” ujar seorang Praktisi Hukum di Karawang, ASep Agustian, SH, MH, saat berbincang dengan BaskomNews.com, sesaat tadi, Kamis (26/10/2017) malam.

Pria yang akrab disapa Askun ini begitu hati-hati menyebutkan “kekuatan besar” di balik pembangunan pabrik milik perusahaan dari China ini. “Hingga mencuat adanya keterlibatan dua anggota Komisi C DPRD Karawang. Meski itu kebenarannya (keterlibatan dua wakil rakyat itu dalam hal memuluskan perizinan) masih harus ditelusuri, namun sudah menyiratkan kalau persoalan ini begitu hebat,” lanjutnya.

Kalau itu benar terjadi, sambung Askun, tentunya indikasi gratifikasi ada, selain itu, ada juga penyalahgunanan kewenangan dari individu-individu yang punya pengaruh kuat. Hingga bisa melakukan “sesuatu’ terhadap pejabat di OPD perizinan untuk mengeluarkan izin pembangunan pabrik tersebut. (SiD)