[Masih] Soal PDAM Tirta Tarum, Askun: Ini Obscuur Libel

oleh -114 views

“Permasalahan PDAM, ibarat dalam bahasa hukumnya, obscuur libel, kabur. Entah kemana-mana ini perkara judulnya”

Baskomnews.com – Perkara PDAM Titra Tarum Karawang dipandang obscuur libel oleh Praktisi Hukum Karawang, Asep Agustian, SH, MH.

Betapa tidak, dari sejumlah kasus yang menumpuk, hingga disebut “kisruh”, ujug-ujug dianggap selesai hanya dengan mengislahkan dua orang yang dianggap berseteru, yakni Pjs Dirut Yogi dan Pjs Dirum Tatang.

“Permasalahan PDAM, ibarat dalam bahasa hukumnya, obscuur libel, kabur. Entah kemana-mana ini perkara judulnya,” ujarnya, saat berbincang dengan BaskomNews.com, beberapa hari lalu, di kantornya, Kompleks Galuh Mas, Karawang.

Dibilang demikian, kata dia, karena arena dari permasalahan ini tidak fokus. “Atau, memang sengaja dirancang untuk seperti ini, dibikin kabur,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Askun ini kemudian merunut permasalahan yang terjadi di PDAM Tirta Tarum Karawang. Permasalahan, jelas dia, berawal dari kasus pemeriksaan adanya upgreting, adanya sebuah penyalahgunaan kewenangan, dan timbulah adanya kerugian.

“Dan semua ini sudah masuk ke ranah hukum, berada di meja kejaksaan. Ini semua belum selesai dan hingga saat ini masih dalam ranah kejaksaan,” ucapnya.

Kemudian, tambah dia, muncul lagi persoalan baru, yaitu dugaan pemukulan yang dilakukan oleh Pjs Dirut, Yogi, terhadap seorang Satpam di kantor tersebut, Koswara. Hingga kasusnya menjadi ramai dan viral di media sosial, berikut postingan-postingan SMS yang menguatkan indikasi pemukulan tersebut.

“Lalu tiba-tiba, dicuatkanlah istilah kisruh yang muncul dari perseteruan dua pejabat tinggi di PDAM Tirta Tarum, yakni Pjs Dirut (Yogi) dan Pjs Dirum (Tatang),” ujar Askun.

Dari cuatan kisruh itu, kata Askum, kemudian dilakulan islah antara kedua pejabat tinggi itu, yang diakhiri dengan berpelukan. “Ini, sangat membingungkan. Kalau dalam istilah kedokteran, apakah ini gak salah diagnosa, kemudian salah obat?

Diakui Askun, dirinya salut dengan apa yang dilakukan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, selaku owner PDAM Tirta Tarum, yang sudah mau turun langsung dan melakukan langkah penyelesaian melalui pembinaan.

“Hanya saja, kenapa diagnosa yang dilakukan kok ujug-ujug pada kisruh buah dari perseteruan dua pejabat tinggi PDAM Tirta Tarum,” katanya. (SID)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *