Gelombang Aksi Copot Dirut PDAM Tirta Tarum Terus Bermunculan

  • Bagikan

“Kami sudah tidak menginginkan Plt Dirut memimpin kembali PDAM Tirtatarum Karawang, karena seperti yang teman – teman karyawan semua ketahui, gaya kepemimpinan Plt Dirut ini sangat arogan dan otoriter”

BaskomNews.com – Gelombang aksi unjuk rasa ratusan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtatarum Karawang, yang menuntut Pelaksana tugas Direktur Utama (Plt Dirut) di berhentikan, kembali terjadi di kantor PDAM Tirtatarum Karawang, Senin pagi ini. Nampak ratusan karyawan berkumpul di halaman kantor PDAM dan selanjutnya memasuki ruang rapat PDAM sambil membawa atribut aksi, seperti spanduk dan poster yang bertuliskan meminta di berhentikannya Plt Dirut PDAM Tirtatarum Karawang.

Perwakilan aksi H. Hendrik Sanusi, SE, yang merupakan Kepala Unit Cibuaya. Dalam orasinya mengatakan “Kami sudah tidak menginginkan Plt Dirut memimpin kembali PDAM Tirtatarum Karawang, karena seperti yang teman – teman karyawan semua ketahui, gaya kepemimpinan Plt Dirut ini sangat arogan dan otoriter. Untuk itu, kami semua mendesak owner, agar sesegera mungkin memberhentika Plt Dirut di berhentikan.”,

Kapala Bagian (Kabag) Personalia PDAM Tirtatarum Karawang, H. Agah mengatakan, menginginkan adanya perubahan di management PDAM Tirtatarum Karawang. “Karena selama ini management sudah tidak sehat, kami meminta perhatian dari owner, agar segera bertindak atas semua ini. Semua kami serahkan kepada owner, kalau kondisi ini di biarkan berlarut – larut, bisa mengganggu pada operasional dan pelayanan PDAM.”,

Masih di tempat yang sama, Kepala Cabang Tirtajaya, Asep Suntoro mengatakan. “Intinya kami selama ini selalu mengikuti perkembangan soal PDAM yang menjadi sorotan publik, melalui pemberitaan di berbagai macam media massa. Saya pikir untuk ke arah sana sudah secara gamblang di ulas oleh rekan – rekan dari kalangan aktivis, LSM dan praktisi di forum – forum terntentu dan media massa. Untuk itu, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kejaksaan. Pada intinya, aksi kami ini satu suara, meminta agar owner segera memberhentikan Plt Dirut. Apa lagi kami mendengar dari keterangan salah seorang pengamat, bahwa sebenarnya Plt itu hanya boleh di lakukan 2 (dua) kali perpanjangan. Berarti hanya selama 1 (satu) Tahun, dengan hitungan 6 (enam) Bulan 2 (dua) kali perpanjangan. Tapi pada kenyataannya, perpanjangan Plt Dirut ini sudah 2 (dua) Tahun berjalan. Sekali lagi, kami menolak keberadaan kepemimpinan Yogie dalam bentuk apa pun di PDAM ini.” (King)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *