Denda Koreo “Save Rohingya” Terbayar! Bobotoh Bahkan bisa Bantu Rohingya Rp 100 Juta

oleh -150 views

Tagar #KoinUntukPSSI yang disuarakan Bobotoh di media sosial sukses menarik simpati dari pecinta Persib. Hasilnya, dari koin-koin itu terkumpul Rp 150 juta. Dana sebesar itu kemudian diserahkan kepada manajemen Persib

BaskomNew.com – Denda PSSI Rp 50 juta terkait koreo Bobotoh “Save Raohingya”, sudah terlunasi. Bobotoh udunan dengan melakukan pengumpulan koin. Tagar #KoinUntukPSSI yang disuarakan Bobotoh di media sosial sukses menarik simpati dari pecinta Persib. Hasilnya, dari koin-koin itu terkumpul Rp 150 juta. Dana sebesar itu kemudian diserahkan kepada manajemen Persib.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, dengan tangan terbuka menerima uluran koin itu. Namun, uang senilai Rp 150 juta tersebut tidak akan dibayarkan kepada PSSI, melainkan bakal disalurkan langsung kepada pengungsi Rohingya.

“Kami memahami betul maksud dari Bobotoh dengan cepat bereaksi membantu Persib, tetapi ‘kan yang didenda panitia pelaksana (Panpel) pertandingan, jadi sudah kewajiban kami yang membayar dendanya dan Alhamdulillah dendanya sudah kami bayarkan,” kata Umuh, Kamis (28/9).

“Insya Allah, nanti uang yang sudah terkumpul ini akan kami langsung diberikan kepada pengungsi Rohingya. Mekanismenya seperti apa, nanti akan kami sampaikan juga kepada Bobotoh. Kami sangat berterima kasih sekali,” sambungnya.

Sementara itu, Dirjen Viking Club, Yana Umar, yang menjadi penanggung jawab pengumpulan koin dan juga mengantarkan langsung ke hadapan manajemen Persib, mengatakan telah menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak klub.

“Saya hanya menyampaikan amanah dari Bobotoh dan warga Jawa Barat. Jika nanti akan dikirimkan ke pengungsi Rohinga, ya, silakan,” ujarnya.

Persib sendiri didenda lewat surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 pada Kamis (14/9/2017). Komdis PSSI menyebutkan bahwa konfigurasi yang dilakukan Bobotoh merupakan pelanggaran.

“Suporter Persib Bandung terbukti dengan sengaja merencanakan untuk melakukan konfigurasi dengan tulisan ‘Save Rohingya’ dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin,” bunyi surat tersebut. (den)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *