Lihat Nenek Hidup Sebatang Kara di Rumah Reyot, Ini yang Dilakukan Kapolrestro Bekasi

oleh -

“Kami melihat Mak Asiah ini layak dibantu karena ketidakmampuannya dalam kebutuhan sehari-hari. Dirinya juga suka bersosialisasi kepada tetangga. Kami merasa terpanggil untuk melakukannya”

BaskomNews.com – Polres Metro Bekasi melakukan kegiatan Bedah Rumah nenek sebatang kara, Asiah (75) yang tinggal di Kampung Kandangsapi, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (23/9).
Dalam kegiatan tersebut Kapolres secara resmi dengan simbolis melakukan pemotongan tali dan menyerahkan bangunan rumah yang telah dibedah kepada sang pemilik.

Nenek Asiah (75) mendapat bantuan pada kegiatan bakti sosial Program Sosial Polres Metro Bekasi. Pengerjaan rumah kumuh Nenek Asiah dikerjakan sejak 10 hari yang sebelum diresmikan.

Kapolrestro Bekasi tengah melakukan pengguntingan pita di rumah nenek sebatang kara yang baru dibedah

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra mengatakan pemilihan warga Mak Asiah tersebut sesuai kelayakannya yang tidak mampu.

“Kami melihat Mak Asiah ini layak dibantu karena ketidakmampuannya dalam kebutuhan sehari-hari. Dirinya juga suka bersosialisasi kepada tetangga. Kami merasa terpanggil untuk melakukannya,” ucapnya saat diwawancarai BaskomNews.com.

Bantuan tersebut dalam rangka HUT Bhayangkara, HUT ke-72 RI dan HUT Polwan. Dalam memilih rumah yang akan dibedah pihaknya mempertimbangkan 3 hal.

“Pertama setiap polsek memaparkan rumah yang layak dibantu, kita pilih dari sekian banyak polsek. Kemudian yang kedua kita cek legalitas tanahnya untuk mengindari persoalan di belakang hari,” terangnya.

Ketiga, lanjutnya, ia meminta legitimasi kepada warga sekitar tempat tinggal rumah yang akan dibedah agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di antara penduduk.

Mengenai Asih, Asep menjelaskan, ia adalah janda yang tinggal seorang diri. Mempunyai 2 anak yang telah berkeluarga dan tinggal tidak jauh dari tempat tersebut.

“Kita juga bilang kepada putra-putri Mak Asih agar sesekali menengok karena kondisi fisik beliau sudah cukup demikian. Kita juga berikan kruk agar beliau dapat berjalan,” lanjutnya.

Program bedah rumah ini kata Kapolres bukan hanya di Bekasi saja, namun Polres lain pun juga sama.

Kapolrestro juga memberikan alat bantu berjalan untuk si nenek

Mak Asiah merasa bahagia dengan hunian barunya. Raut wajahnya teduh setelah secara simbolik diserahterimakan kunci rumah oleh Kapolres.

“Syukur alhamdulillah rumah saya bagus. Semoga kebaikan Bapak Kapolres dan jajarannya diterima Allah segala hajatnya dikabulkan,” harunya.

Mak Asiah tinggal sendiri di rumahnya yang berukuran 5 X 6,5 meter. Sebelumnya rumahnya hanya berdinding bilik bambu. Dalam kesehariannya Mak Asiah makan dari sumbangan tetangganya. Anaknya hanya satu jauh dari kampung Kandang Sapi. Dan anaknya hanya kuli serabutan.

Perlu diketahui juga pada program bedah rumah ini Polrestro Bekasi juga memberikan bantuan lainnya yaitu sofa, dipan, tongkat dan lemari. Pelataran rumahnya dibuat teduh dari atap baja ringan. Rumahnya dibedah dari dinding hebel. Tampak bersih dan luas rumah yang direhab Polresta Bekasi. Dengan luas bangunan 5 X 5 meter. Dan teras 1,5 X 5 meter.Mak Asiah juga mendapat bantuan perbaikan makam orangtuanya yaitu pemberian batu nisan. (HN)