Riset jelang Pilgub Jabar 2018, Dedi Mulyadi Kalahkan Ridwan Kamil di Segala Aspek

BaskomNews.com – Update riset jelang pelaksanaan Pilkada Jawa Barat 2018 dilakukan oleh Indonesia Network Election Survei (INES). Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi kalahkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di segala aspek.

Berdasarkan Riset INES, untuk tingkat popularitas, orang nomor satu di Pemkab Purwakarta, yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, unguli Wali Kota Bandung. Untuk aspek ini, Dedi Mulyadi memperoleh 56,7 persen, sedangkan Ridwan Kamil 53,8 persen.

“Untuk tingkat popularitas ini, yang tertinggi adalah Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar dengan dengan 79,2 persen, diikuti Rieke Dyah Pitaloka 70,2 persen, Dede Yusuf 70,1 persen, Dedi Mulyadi 56,7 persen, dan Ridwan Kamil 53,8 persen,” ujar Direktur Eksekutif INES, Sutisna.

Untuk responden yang menganggap mampu pimpin Jabar, Dedi Mulyadi kembali unggul dari Ridwan Kamil. Dedi Mulyadi memperoleh 73,5 persen, sedangkan Ridwan Kamil hanya memperoleh 67,9 persen jawaban responden.

“Untuk aspek ini, Deddy Mizwar kembali memimpin dengan 82,4 persen responden yang menganggap dia mampu pimpin Jabar. Disusul Rieke Dyah Pitaloka dengan 75,2 persen. Dedi Mulyadi dengan 73,5 persen, Dede Yusuf 70,7 persen dan terakhir Ridwan Kamil dengan 67,9 persen,” lanjutnya.

Kemudian untuk tingkat akseptabilitas atau penerimaan di masyarakat. Deddy Mizwar meraih persentase tertinggi, dengan perolehan sebanyak 89,3 persen. Disusul Rieke Dyah Pitaloka 70,2 persen, Dede Yusuf 68,2 persen, Dedi Mulyadi 67,4 persen dan Ridwan Kamil hanya 64,3 persen.

Sementara, ketika ditanya siapa dari kelima tokoh yang dianggap paling jujur, amanah dan bisa dipercaya. Seperti sebelumnya, Deddy Mizwar kembali menjadi jawara.

Pemain film Nagabonar ini memperoleh 88,3 persen, Dedi Mulyadi, 72,5 persen responden, Dede Yusuf dengan 67,3 persen, Rieke Dyah Pitaloka 65,9 persen dan terakhir Ridwan Kamil 61,4 persen.

“Penilaian tentang sifat para tokoh sangat penting sebagai tolok ukur masyarakat menentukan pilihannya,” pungkasnya.

Diketahui survei yang digelar dari 19 sampai 30 Agustus lalu, meliputi 27 kabupaten/Kota di Jawa Barat. Survei melibatkan 1.985 responden yang dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling. Mereka warga Jabar yang telah mempunyai hak pilih. Untuk perbandingan, DPT Pilpres 2014 lalu sebanyak 33.045.101 penduduk.

Adapun Margin of error lebih kurang 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (SID)

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here