Keluarga Desak Polisi Ungkap Kasus Tewasnya Alfarizi

Makam Korban

BaskomNews.com – Sungguh malang nasib yang dialami seorang bocah bernama Alfarizi Kelvin Hilmansyah (3). Pasalnya, balita tersebut tewas tertembak senapan angin saat sedang asyik bermain dengan saudaranya berinisial SAP (6).

Insiden yang terjadi pada Mei 2017 silam bermula ketika sang Ibu, Verawati Fajrin (32) mengajak anaknya untuk bermain ke rumah saudara. Setibanya di lokasi, dia diajak tetangga saudaranya untuk men-survey tanah yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.

“Saya dan Bu Artika (sepupu) diajak sama bude untuk melakukan survey tanah kavling. Ya sudah saya ikut, anak saya dan anak Artika juga diajak,” kata Verawati, Jumat (8/9/17).

Namun saat melakukan survey, Alfarizi dan SAP tidak bisa ikut lantaran kurang kendaraan. Keduanya pun dibawa ke rumah tetangga.

“Setelah Sampai dirumah Bu Artika, anak saya bersama anaknya Bu Artika (SAP) dibawa oleh bude dan pade ke rumahnya. Lalu kami semua pergi tanpa anak-anak,” ujarnya.

Surat Laporan Polisi

Begitu proses survey selesai, Verawati mendapati anaknya sudah dalam keadaan pucat. Wajahnya pun terlihat lesu seperti sedang menahan rasa sakit, bahkan Alfarizi sempat muntah dan kejang-kejang.

Melihat kondisi korban, Verawati langsung menanyakan kejadian yang telah menimpa korban kepada Nurhidayati.

“Bude, anak saya kenapa? Namun bude hanya menjawab kalau anak saya dikagetkan oleh SAP. Terus langsung saya bawa klinik, pas diperjalanan saya dengar kalau SAP ngomong ke ibunya ‘Mah kata bude aku akan dipenjara’,” jelas Verawati.

Mendengar pernyataan tersebut, Verawati langsung mengonfirmasi hal itu kepada Nurhidayati.

“Saya kaget dan langsung nanya ke bude, namun bude hanya bilang ‘enggak usah didengar yang penting kita ke RS karena anakmu masuk angin’,” ujarnya.

Namun berdasarkan keterangan rumah sakit, Alfarizi ternyata meninggal akibat terkena senapan angin. Usai kejadian ini, dia lantas melaporkan hal tersebut ke polisi.

Namun setelah lima bulan berlalu, pihak keluarga belum mengetahui siapa pelaku penembakan terhadap anaknya. Saat dikonfirmasi, polisi terkesan ogah-ogahan mengusut kasus ini.

Padahal laporan Verawati LP/551/339-SPKT/K/VI/2017/Restro Bekasi sudah diterima. Polres Bekasi pun sudah melakukan upaya visum, autopsi dan uji balistik mengenai kasus kematian Alfarizi. (CID)

SHARE