Tolak Digusur, Ratusan Warga Jati Terbit Demo

oleh -

BaskomNews.com – Ratusan warga Kampung Jati Terbit Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambunj Selatan, Bekasi, berunjuk rasa, Kamis (7/9/2017). Aksi dilakukan untuk menolak penggusuran, sekaligus sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap oknum-oknum yang bertanggungjawab, yang kerap melakukan intimidasi terhadap mereka.

“Kami tak mau meninggalkan kampung ini begitu saja. Kami sudah puluhan tahun tinggal disini. Sekarang, dengan seenaknya ada pihak yang mengusir kami,” ujar Sondi Irwanto Silalahi, perwakilan warga.

Dikatakan dia, sekitar 5000 orang menempati kampung seluas 120 ribu meter persegi itu. Bahkan, mereka juga sudah memiliki KTP setempat.

“Kami bingung, kenapa harus diusir? Kami sudah melayangkan surat ke 12 instansi, menanyakan alasan penggusuran sekaligus memohon untuk tidak digusur,” timpal warga lainnya, Porman Nainggolan.

Dalam aksinya itu, warga juga menyinggung soal sebuah perusahaan BUMN yakni PT Adhi Karya yang akan menjual lahan tersebut untuk proyek LRT. “Kami juga kerap diintimidasi oleh orang-orang suruhan perusahaan tersebut.

“Kami dulu menempati lahan ini karena lahan ini dibiarkan terbengkalai oleh pemerintah. Kemudian kami manfaatkan,” lanjutnya.

Sejauh ini, warga juga telah melakukan proses pengajuan sertifikasi alih kepemilikan lahan ke pemerintah terkait. “Tapi tak pernah digubris,” katanya. (ROS)