Setelah Ditemukan, Begini Kondisi Balita yang Diculik Pembantunya, Si Pembantu Diancam Penjara 5 Tahun

oleh -

BaskomNews.com – Setelah lebih dari 2 pekan, balita dari Kondang Jaya Karawang yang geger dibawa kabur pembantunya, akhirnya kembali ke pelukan orang tuanya, Rabu (6/9/2017).

Saat ditemukan, kondisi putri pasangan Mulyono (36) dan Eka Yuana (36), warga Perum Kondang Asri Blok A 4 No 20 Desa Kondangjaya, Karawang Timur, Karawang, baik-baik saja.

“Aelyssa dalam kondisi baik-baik saja. Hanya saja perlu sedikit pemulihan, masih trauma,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam, saat gelar ekspose kepulangan balita tersebut, di Mapolres Karawang, Rabu (6/9/2017).

Dijelaskan, Aelyssa ditemukan oleh Satpol PP Jakarta Timur saat menggelar operasi gepeng. Kemudian, oleh Satpol PP Jaktim, Aelyssa beserta pembatunya, Was (60), diserahkan kepada Dinas Sosial Jaktim.

“Oleh pihak Dinas Sosial, korban kemudian dititipkan di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Jaktim. Dari sana kemudian diinformasikan kepada orang tua korban,” lanjut Kapolres.

Dikatakan dia, sejak menerima laporan kehilangan Aelissa yang dibawa pergi pembantunya, Was, pada 14 Agustus 2017, pihaknya langsung bekeja, dimulai dari olah TKP, menanyai saksi-saksi, pengejaran hingga penyebaran poster dan berita kehilangan melalui berbagai media.

“Dari penyebaran berita kehilangan itu, akhirnya pihak Panti Asuhan Tunas Bangsa mengetahui keberadaan orang tua korban dan menghubunginya,” ucap Kapolres.

Terkait pembantunya, Was, yang membawa kabur Aelissa, jelas Kapolres, pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan.

“Yang bersangkutan kami proses dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kapolres, seraya menyebutkan kalau pembantu si balita itu dijerat pasal 83 f, Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman penjara 3-5 tahun atau denda sebesar Rp 60 juta sampai Rp 300 juta.

Sekedar mengulas, Aelyssa (3,5) putri pasangan Mulyono (36) dan Eka Yuana (36), dikabarkan dibawa kabur oleh pembantunya, Was (60) dari kediamannya di Kondang Asri, Karawang pada 15 Agustus 2017 lalu. (SID)