Burung Merpati ini Dieksekusi Mati, “Terbukti jadi Kurir Sindikat Peredaran Narkoba”

oleh -

BaskomNews.com – Ini mungkin satu-satunya merpati yang dieksekusi mati oleh pihak berwenang karena terbukti terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Si burung malang itu, berperan sebagai kurir dalam sebuah sindikat peredaran narkoba internasional.

Ihwal terbuktinya merpati itu sebagai kurir sindikat peredaran narkoba internasional, saat burung malang itu terlihat terbang ke daerah penjara di kota Santa Rosa, Argentina. Petugas yang bertanggung jawab curiga saat melihat burung tersebut sering bolak-balik ke gedung tersebut.

Mereka kemudian memutuskan untuk melakukan penyelidikan dengan menembak mati sang merpati.

Setelah diselidiki, mereka menemukan burung merpati membawa sebuah paket kecil berisi pil narkotika, ganja, dan USB.

Berdasarkan gambar yang disiarkan koran lokal terlihat merpati yang terbunuh itu ‘dikemas’ dengan tas kecil.

“Merpati itu datang dengan sepotong kecil kain dalam bentuk ransel yang diikat padanya, bagian dalam terdapat narkotika, sesuai dengan pengujian kami,” kata seorang sumber penjara.

Pada 2013 dinas penjara Argentina memperingatkan distributor menggunakan merpati khusus untuk mengirim obat-obatan dan bahan rahasia lainnya.

Mereka mengklaim merpati itu terbang mondar mandir antara 10 sampai 15 kali setiap hari. Setelah diselidiki, tiga orang ditangkap.

Namun hal itu tidak menjadi masalah di Argentina saja. Mei lalu, seekor merpati ditangkap di Kuwait dekat perbatasan Irak karena membawa 178 tablet ketamin. (pjs)